Paska Banjir dan Lonsor Aceh, Gampong Simpang Mulia Belum Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

puing runtuhan bangunan paska bencana alam diterjang banjir bandang di gampong Simpang Mulia, Kab Bireuen, Senin 26/01/2026. foto mega.

puing runtuhan bangunan paska bencana alam diterjang banjir bandang di gampong Simpang Mulia, Kab Bireuen, Senin 26/01/2026. foto mega.

BIREUN I Atjeh Terkini.id- Dampak daripada banjir dan lonsor Aceh Gampong Simpang Mulia, kawasan terpencil di Kecamatan Juli, 16 Km dari Kabupaten Bireuen, belum tersentuh perhatian serius Pemerintah daerah, Provinsi Aceh.

Hal tersebut berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan oleh Atjeh Terkini. Senin (26/01/2026).

prosesi belajar dan mengajar pengajian anak pedalaman Gampong Simpang Mulia, Bireuen.

Sebagai mana diketahui, jembatan akses satu-satunya putus tak dapat dilintas oleh warga menuju gampong tersebut, bahkan sekarang ini masih menyisa poing-poing beton bekas terjangan banjr bandang.

Keuchik Gampong, Nazaruddin, mengisahakan duka kala bencana alam pora-poranda di terjang banjir akses sarana umumnya seperti rumah warga rumah Ibadah, Sekolah, Polindes rusak parah di terjang banjir bandang,

Baca Juga :  Penyidik Kejari Bireuen Geledah Kantor Camat Peusangan 

penyebab parahnya banjir mengingat kawasan gampong digampong Simpang Mulia berada dilereng bukit dan sungai, banyak warga kehilangan harta benda tidak  bisa diselamatkan, dikarenakan tidak tiada lagi tempat berteduh warga mengungsi gunakan tenda darurat apa adanya.

terkait bantuan kami akui ada namun sangatlah minim, hal ini ada kemungkinan akses menuju ke gampong kami selan pedalam juga sulit dilintasi mengingat jembatan yang ada sudah putus serta jalan rusak parah,

Adapun sebelumnya bantuan kebutuhan pokok paling dari Pemkab Bireuen saja, sedangkan dari Pemerintah Aceh minim sekali. terang Nazar.

Baca Juga :  Tinjau Kerusakan Tanggul, Zulkifli Hasan Janji Pulihkan Budidaya Perikanan

akan tetapi untuk sekarang ini kerusakan mulai perbaikan berkat bantuan relawan Yayasan Hakka peduli Aceh bantu dua Unit Excavator bersihkan jalan, sedangkan jembatan sama sekali tidak bisa dilintasi, oleh karena itu butuh segera paling tidak jembatan darurat. Pinta Nazaruddin.

“Yang sangat terdesak saat ini adalah Rumah Ibadah mejelang bulan suci ramadha warga resah hendak terawih dimana, oleh karena harapan kami butuh perhatian serius pemerintah Aceh. “pinta Nazaruddin, (Mega).

Berita Terkait

Bupati Bireuen H.Mukhlis Janji Bangun Rumah Untuk Korban Kebakaran Peusangan
BAZNAS Mimika Papua Tengah Salurkan Bantuan 180 Paket Sembako 4 Kecamatan di Bireuen
TIM Relawan MDMC Pusat Kobolarasi Dengan MDMC Bireuen Laksana Misi Kemanusia di Aceh
Hakka Aceh Bantu Dua Unit Excavator Perbaikan Jalan Simpang Gampong Mulia
Dua Unit Rumah di Lahap Si Jago Merah Dipeusangan, Kerugian Mencapai Ratusan Juta
BNPB Turunkan 200 Relawan Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Banjir di Bireuen
Menteri PU Ir. Dody Hanggodo, M.PE. Meninjau Pembangunan Jembatan Kreung Tingkem Bireuen
Kepala BNPB Serahkan Bantuan DTH dan Bingkisan Kepada Masyarakat Bireuen Korban Bencana Alam
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:30 WIB

Paska Banjir dan Lonsor Aceh, Gampong Simpang Mulia Belum Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh

Senin, 26 Januari 2026 - 22:42 WIB

Bupati Bireuen H.Mukhlis Janji Bangun Rumah Untuk Korban Kebakaran Peusangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:51 WIB

BAZNAS Mimika Papua Tengah Salurkan Bantuan 180 Paket Sembako 4 Kecamatan di Bireuen

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:13 WIB

TIM Relawan MDMC Pusat Kobolarasi Dengan MDMC Bireuen Laksana Misi Kemanusia di Aceh

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:32 WIB

Hakka Aceh Bantu Dua Unit Excavator Perbaikan Jalan Simpang Gampong Mulia

Berita Terbaru