Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat | Atjeh Terkini.id – Aroma ketidakberesan dalam pengelolaan dana desa di Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Pante Ceureumen, semakin menyengat. Warga mulai angkat suara setelah bertahun-tahun transparansi dinilai nyaris tak terlihat.

Sorotan utama tertuju pada papan informasi desa yang seharusnya memuat rincian anggaran. Namun yang terlihat justru sebaliknya kosong tanpa angka, tanpa kegiatan, tanpa jejak penggunaan dana.

Kondisi ini memicu kecurigaan publik. Bagaimana mungkin dana desa yang setiap tahun dikucurkan tidak disertai informasi terbuka kepada masyarakat?

Padahal, keterbukaan merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa yang mewajibkan pemerintah desa transparan dan akuntabel dalam mengelola keuangan.

Baca Juga :  Kafilah MTQ Ke - 37 Pante Ceureumen Aceh Barat Raih Penghargaan dan Santunan

“Bukan setahun dua tahun, ini sudah lama. Kami tidak pernah tahu ke mana dana desa dipakai,” ujar seorang warga dengan nada kesal.

Tak hanya itu, dugaan lain ikut mencuat. Pengelolaan kas Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) disebut-sebut tidak memiliki laporan pertanggungjawaban yang jelas. Meski demikian, hal ini masih membutuhkan konfirmasi dari pihak terkait.

Situasi ini semakin memanaskan suasana. Warga mempertanyakan peran pengawasan, termasuk Inspektorat Kabupaten Aceh Barat yang dinilai belum terlihat melakukan audit secara terbuka.

Baca Juga :  Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Aceh Barat Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Padahal, fungsi pengawasan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Kini desakan tak terbendung. Masyarakat menuntut audit menyeluruh dan meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong segera turun tangan sebelum kepercayaan publik benar-benar runtuh.

Jika dugaan ini terbukti, maka persoalan ini tidak lagi sekadar soal administrasi, tetapi berpotensi masuk ke ranah hukum sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi apabila ditemukan unsur penyalahgunaan kewenangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah gampong maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.(**)

Berita Terkait

Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa
Sekian Lama Huntara Tak Kunjung Bisa Ditempati, Korban Banjir Masih Terlunta
Respon Cepat Satlantas Aceh Barat Atasi Tumpahan Minyak di Simpang Pelor
Terpantau Pria Tak Dikenal Intai Rumah Ketua LANA
Jembatan Armco Dibangun, Harapan Warga Pante Ceureumen Bangkit
Jejak Kinerja AKP Robi Afrizal SH MH: Ungkap Kasus Besar Jaga Stabilitas, Kini Pamit Bertugas
THR Dicicil, Perusahaan Diduga Langgar Aturan: Bupati Didesak Evaluasi Disnakertrans
Di Tengah Luka Pascabanjir, Warga Pante Ceureumen Tetap Khidmat Rayakan Idul Fitri
Berita ini 255 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 12:13 WIB

Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit

Rabu, 8 April 2026 - 23:12 WIB

Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa

Rabu, 8 April 2026 - 19:04 WIB

Sekian Lama Huntara Tak Kunjung Bisa Ditempati, Korban Banjir Masih Terlunta

Rabu, 8 April 2026 - 18:21 WIB

Respon Cepat Satlantas Aceh Barat Atasi Tumpahan Minyak di Simpang Pelor

Jumat, 3 April 2026 - 09:59 WIB

Terpantau Pria Tak Dikenal Intai Rumah Ketua LANA

Berita Terbaru

Langsa

Toko Sparepart Mobil di Langsa Dilalap Sijago Merah

Minggu, 12 Apr 2026 - 21:17 WIB

Aceh Selatan

Irigasi Gunung Pudung Perlahan di normalisasi, Begini Kata Kabid SDA

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:39 WIB

Aceh Utara

Empat Hari Tak Terlihat, Pria 42 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Apr 2026 - 22:04 WIB