Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | Atjeh Terkini.id – Sekretariat Presiden mengirimkan uang Rp2.250.000.000 ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Bireuen. Uang tersebut untuk Pembayaran Bantuan Kemasyarakatan dari Presiden kepada masyarakat Kabupaten Bireuen diperuntukkan pembelian sapi pada tradisi meugang bagi 91 desa terdampak bencana.

Demikian di sampaikan Jubir Pemkab Bireuen Muhajir Juli kepada Pers melalui realisnya, Minggu (22/3/2026) sore.

Kata Muhajir, bantuan kemasyarakatan tersebut masuk ke RKUD Kabupaten Bireuen pada Selasa, 17 Maret 2026, pukul 15.00 WIB.

Selasa malam, Pemkab Bireuen mengikuti zoom meeting yang digelar oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhullah (Dek Fadh). Zoom tersebut berisi penerangan tentang Penggunaan Bantuan Presiden Menyambut Tradisi Hari Meugang, ujar Muhajir Juli.

Di dalam zoom meeting tersebut dibahas isi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Penggunaan Bantuan Presiden untuk Meugang Menjelang Bulan Ramadan 2026, yang diterbitkan pada 12 Februari 2026.

Baca Juga :  Kejari Bireuen Gelar Upacara Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024

Di dalam Surat Edaran Mendagri tersebut, ditegaskan bahwa bantuan Presiden tersebut harus diberikan kepada penerima dalam bentuk daging, bukan dalam bentuk uang.

Setelah Pemkab mengikuti zoom tersebut, Rabu 18 Maret 2026, sudah berlangsung cuti bersama Nyepi. Kamis, 19 Maret 2026 Hari Raya Nyepi, dan pada Jumat, 20 Maret 2026 cuti bersama Idulfitri 2026.

Ditambahkan, karena waktu yang sangat singkat, Pemkab Bireuen mencari cara terbaik supaya daging meugang tiba di tangan masyarakat korban tepat pada hari makmeugang.

Setelah dibahas dalam rapat terbatas, diputuskan: 60 ekor dibeli dari luar Aceh, dan 32 ekor dibeli di dalam Kabupaten Bireuen.

Keputusan pembelian dari luar daerah tersebut dilakukan karena keterbatasan pakosan yang mampu memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya, termasuk dan tidak terbatas pada berat sapi, umur sapi dan harga per kilogram.

Selain itu pembelian dalam jumlah signifikan juga ditakutkan memperketat rantai pasok daging sapi untuk kebutuhan dalam daerah, yang pada akhirnya ditakutkan dapat membuat harga daging sapi meugang melonjak signifikan dan menggerus daya beli masyarakat sebelum hari raya Idulfitri.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres Bireuen Silaturahmi Bersama Wartawan

Adapun harga pembelian sapi untuk kebutuhan meugang dieksekusi di rentang harga Rp 22 juta hingga Rp 30 juta lebih. Variasi harga ini dikarenakan kebutuhan ukuran sapi yang berbeda untuk masing-masing kampung proporsional terhadap jumlah penduduknya.

Harga pembelian tersebut juga sudah termasuk dengan pajak pertambahan nilai (PPN) pasal 22 dan infaq. Serta sejumlah biaya-biaya lain yang mengikuti.

Meski demikian, kata Muhajir, terdapat satu sapi yang mati dalam upaya distribusi dan telah diambil kebijakan untuk segera mengganti sapi tersebut, agar meugang warga tidak terganggu. Sehingga total sapi yang dipesan menjadi 92 ekor untuk didistribusi ke 91 desa terdampak, Pungkasnya.(Umar A Pandrah)

Berita Terkait

Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud
Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda
Ratusan warga korban pascabanjir, unjuk rasa diKantor Bupati Bireuen
Hj Faridah Adam Beli Baju Lebaran untuk Pengungsi Korban Banjir di Bireuen
Bupati Bireuen Tegur Pj Sekda Usai Pernyataan Dinilai Tak Pantas Soal Penyintas Bencana
Kesal Akibat Penantian HUTARA Tidak Kunjung Miliki Warga Dirikan Tenda di Komplek Kantor Bupati Bireuen
GeRAK Bireuen: Pernyataan Sekda Tidak Berempati, Jangan Kriminalisasi Korban Bencana
Muhajir Juli Ditunjuk Jadi Jubir Pemkab Bireuen 
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 02:51 WIB

Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21 WIB

Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:17 WIB

Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda

Senin, 16 Maret 2026 - 18:04 WIB

Ratusan warga korban pascabanjir, unjuk rasa diKantor Bupati Bireuen

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:14 WIB

Hj Faridah Adam Beli Baju Lebaran untuk Pengungsi Korban Banjir di Bireuen

Berita Terbaru