Keuchik Gampong Meunasah Reudep Diduga Selewengkan Dana Desa, Warga Minta APH  Lakukan Audit 

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | Atjeh  Terkini.id – Sejumlah ribuan warga Gampong Meunasah Reudeup,Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, meminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan audit Dana Desa (DD) di gampong tersebut.

Pasalnya, oknum Keuchik RM diduga melakukan penyelewengan dalam pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2021-2022-2023. Menurut warga, sang Keuchik tidak transparan dalam pengelolaan dana desa kepada masyarakat.

Mewakili salah satu warga Gampong Meunasah Reudeup kepada para wartawan ini mengatakan permasalah tersebut sudah pernah dibahas dalam rapat beberapa bulan yang lalu di tingkat gampong bersama masyarakat, namun belum ada titik temu terkait pengunaan dana desa, sehingga aparatur yang mengkritisi oknum keuchik Gampong desa tersebut dicopot dari jabatannya.

Baca Juga :  Jaksa Tingkatkan Dugaan Tipikor Dinas DMPG PKB Bireuen ke Tahap Penyelidikan

“Banyak item-item yang tidak sesuai dengan pekerjaan di anggaran tahun 2022 – 2023 dan 2024. Sejumlah pekerjaan di Gampong dengan menggunakan dana desa tidak ada musyawarah dengan masyarakat. Tapi oknum Kepala Desa (Keuchik) berinisial (RM) soal pengolaan dana desa, tidak bisa mempertanggung jawabkan kepada masyarakat, sehingga kita warga menduga ada penyelewengan dana desa,” kata salah seorang tokoh masyarakat, Jum’at (10/1/2025.

Baca Juga :  Pengungsi di Bireuen Tersisa 359 KK, Penerima DTH Capai 730 KK

Oleh sebab itu, masyarakat Gampong Meunasah Reudeup meminta aparat penegak hukum di Kabupaten bireuen untuk segera turun kelokasi sekaligus mengaudit Dana Desa (DD) Gampong Meunasah Reudeup tahun anggaran 2022-2023 hingga 2024 yang saat ini belum ada pertanggungjawaban yang jelas, ujarnya.

“Nilainya mencapai ratusan juta dana desa yang telah digunakan, namun belum ada pertanggungjawaban kepada masyarakat, ” ujarnya.(UmarAPandrah).

Berita Terkait

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen
Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  
Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 
Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud
Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda
Ratusan warga korban pascabanjir, unjuk rasa diKantor Bupati Bireuen
Hj Faridah Adam Beli Baju Lebaran untuk Pengungsi Korban Banjir di Bireuen
Bupati Bireuen Tegur Pj Sekda Usai Pernyataan Dinilai Tak Pantas Soal Penyintas Bencana
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 03:23 WIB

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen

Minggu, 5 April 2026 - 06:37 WIB

Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  

Senin, 23 Maret 2026 - 02:51 WIB

Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21 WIB

Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:17 WIB

Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB