Ketua YARA Desak Pemerintah Jangan Abaikan Nasib Wartawan Korban Bencana Alam

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua YARA Aceh Barat, Hamdani, S.Sos., S.H., Foto IST Web Yara Aceh Barat. Selasa 27/01/2026.

Ketua YARA Aceh Barat, Hamdani, S.Sos., S.H., Foto IST Web Yara Aceh Barat. Selasa 27/01/2026.

ACEH BARAT I Atjeh Terkini.id- Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak pemerintah daerah dan pemerintah pusat tidak mengabaikan terhadap nasib wartawan yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Aceh.

Hal tersebut diuraikan melalui pesan tertulis oleh Ketua YARA Aceh Barat, Hamdani, S.Sos., S.H., M.H., di terima oleh redaksi Aceh Terkini. Selasa 27 Januari 2026.

Menurut Hamdani. banyak jurnalis kini kehilangan kemampuan bekerja karena alat kerja vital seperti laptop dan kamera rusak terendam banjir.

“Bukan hanya harta benda yang hilang, tetapi alat kerja mereka adalah nyawa profesi. Tanpa itu, mereka praktis kehilangan mata pencaharian,” ujar Hamdani,

Banjir yang melanda sejumlah daerah, antara lain Aceh Utara, Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Nagan Raya, Bener Meriah, hingga Lhokseumawe, tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga melumpuhkan aktivitas jurnalistik.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Gelar Open House Lebaran Idul Fitri 1446 H

Menurut Hamdani, selama bencana pemerintah sangat terbantu oleh pemberitaan wartawan untuk membangun citra dan memperoleh dukungan publik, namun perhatian terhadap wartawan yang menjadi korban dinilai masih minim.

“Sangat ironis melihat pemerintah sangat terbantu oleh pemberitaan jurnalis saat bencana, tetapi abai ketika jurnalis itu sendiri tertimpa musibah,” tegasnya.

YARA menilai terdapat ketimpangan perlakuan terhadap peran jurnalis di lapangan. Wartawan kerap menjadi garda terdepan penyampai informasi saat bencana, namun belum mendapatkan perlindungan yang memadai ketika mengalami kerugian.

Baca Juga :  Majelis Hakim MS Jantho Descente Perkara Kewarisan di Kuta Baro Aceh Besar

Dalam desakannya, YARA meminta pemerintah melakukan beberapa langkah konkret, yakni:

  1. Melakukan pendataan khusus terhadap awak media yang terdampak banjir.2. Menyediakan skema bantuan atau kompensasi untuk perbaikan dan penggantian alat kerja yang rusak.
  2. Membangun kepedulian sosial dengan menghapus stigma bahwa wartawan hanya alat publikasi, melainkan bagian dari masyarakat yang juga membutuhkan perlindungan saat bencana.

YARA mengingatkan, tanpa kehadiran jurnalis di lokasi bencana, informasi mengenai penderitaan masyarakat tidak akan sampai kepada publik dan para pengambil kebijakan.

“Oleh karena itu, sudah sepatutnya pemerintah memberikan perhatian timbal balik yang adil kepada para jurnalis,” pungkas Hamdani. (d/ril).

Berita Terkait

LANA : Pelaku Pembakaran Hutan Belum Jadi Tersangka, Begini Penjelasan Kasat Reskrim Aceh Barat 
Api di Lahan Gambut Menggila, Bupati Aceh Barat Turun Langsung ke Lokasi Karhutla
LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum
Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan
Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet
LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam
Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma
Usai Salurkan Bantuan, PEMA UTU : Kerusakan Ekologis Aceh Barat Tak Bisa Diabaikan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:02 WIB

Ketua YARA Desak Pemerintah Jangan Abaikan Nasib Wartawan Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:42 WIB

LANA : Pelaku Pembakaran Hutan Belum Jadi Tersangka, Begini Penjelasan Kasat Reskrim Aceh Barat 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:34 WIB

Api di Lahan Gambut Menggila, Bupati Aceh Barat Turun Langsung ke Lokasi Karhutla

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:39 WIB

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan

Berita Terbaru