Aceh Selatan | Atjeh Terkini.id – Suasana Pantai Terbangan tampak ramai dipadati wisatawan lokal pada perayaan tradisi hari makan bersama keluarga atau kerab disebut hari makan-makan. Sebuah kebiasaan turun-temurun masyarakat Kluet Raya yang biasanya dirayakan bersama keluarga dan kerabat tepat satu hari sebelum Ramadhan.
Sejak pagi hingga sore hari, ribuan pengunjung dari berbagai gampong di Aceh Selatan memadati kawasan pantai Terbangan yang terletak di , Kecamatan Pasie Raja untuk menikmati liburan sekaligus melestarikan tradisi kebersamaan tersebut.
Tradisi ini dikenal sebagai momentum berkumpulnya keluarga besar dengan membawa aneka hidangan khas rumah. Mereka mengunjungi Pantai Terbangan, lalu mengelar tikar di hamparan pasir seraya menyajikan hidangan untuk disantap bersama keluarga.
Makanan terasa nikmat dikala angin laut berhembus sepoi menerpa. Hidangan seperti nasi, lauk pauk tradisional, serta aneka kue khas daerah yang tersaji menjadi pemandangan umum di setiap sudut pantai.
Keramaian mulai terlihat sejak pagi hari. Arus kendaraan roda dua dan roda empat terus berdatangan, menyebabkan kepadatan di akses masuk pantai. Meski demikian, suasana tetap tertib dan penuh kekeluargaan. Anak-anak terlihat bermain pasir dan air laut, sementara orang dewasa menikmati panorama laut lepas dan momen kebersamaan yang jarang ditemui di hari-hari biasa.
Sejumlah pedagang lokal, turut merasakan berkah dari meningkatnya jumlah wisatawan. Pedagang makanan, minuman, serta penyewaan pelampung dan permainan anak mengaku mengalami peningkatan pendapatan signifikan dibandingkan hari biasa.
“Setiap hari makan-makan, pantai selalu ramai. Alhamdulillah, dagangan kami laris,” ujar Yusuf kepada Atjeh Terkini.id seorang pedagang di lokasi, Rabu (18/2/2026).
Ijal salah seorang wisatawan menyampaikan bahwa tradisi Hari Makan-Makan bukan sekadar ajang rekreasi, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai kebersamaan.
“Momentum ini mengajarkan kita untuk berbagi, saling mengunjungi, dan menjaga hubungan kekeluargaan. Pantai Terbangan menjadi pilihan karena keindahan alamnya yang mendukung suasana kebersamaan,” ujarnya.
Dengan membludaknya wisatawan pada tradisi Hari Makan-Makan, Pantai Terbangan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi favorit di Aceh Selatan. Diharapkan, meningkatnya kunjungan ini dapat terus mendorong perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat upaya pelestarian tradisi dan keindahan alam pantai yang menjadi kebanggaan daerah.(Khairul Miza)
















