Singkil | Atjeh Terkini.id – Suasana di sekitar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Singkil mendadak ramai di Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Kamis, (22/01/2026)
Ratusan pendukung memadati lokasi untuk menyambut Yakarim Munir, yang resmi dikeluarkan dari Rutan Singkil setelah menjalani masa penahanan berdasarkan putusan pengadilan.
Sorak sorai dan teriakan dukungan terdengar sejak pagi hari. Para pendukung terlihat membawa spanduk dan bendera, serta meneriakkan nama Yakarim Munir sebagai bentuk solidaritas. Aparat keamanan tampak melakukan pengamanan ekstra guna memastikan situasi tetap kondusif.
Yakarim Munir keluar dari rutan dengan pengawalan petugas. Ia menyapa para pendukung yang telah menunggu sejak lama, menyalami sejumlah simpatisan, dan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir selama proses hukum berlangsung.
Ketua Tim Penasehat Hukum (PH) Yakarim, Zahrul, menyampaikan bahwa setelah keluar dari rutan, Yakarim langsung dibawa pulang ke kediamannya.
“Saat ini Yakarim telah tiba di rumah dan berkumpul bersama keluarga,” ujar Zahrul, Kamis (22/1/2026) malam.
Setibanya di rumah, Yakarim disambut ratusan pendukung dan anggota keluarga. Dalam suasana haru dan penuh syukur, ia menjalani prosesi peusijuk (tepung tawar) yang dipimpin oleh tokoh adat setempat sebagai bentuk doa dan ungkapan rasa syukur.
Antusiasme pendukung terlihat jelas saat prosesi berlangsung. Di sela-sela acara, salah satu tokoh adat tampak berulang kali menyerukan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang dan memberikan dukungan hingga Yakarim Munir dapat kembali menghirup udara bebas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait agenda atau langkah hukum selanjutnya. Namun, sambutan hangat dan kehadiran ratusan pendukung menjadi bukti besarnya perhatian publik terhadap kasus dan sosok Yakarim Munir.(Aiyub Bancin)












