Takengon| Atjeh Terkini.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menerima alokasi dana Rp 8,05 miliar untuk penyediaan daging meugang bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Dana tersebut merupakan bagian dari bantuan Presiden Prabowo Subianto senilai Rp 72,75 miliar untuk 19 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh. Transfer dilakukan melalui Sekretariat Presiden ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing daerah.
Bupati Haili Yoga menegaskan penyaluran akan diprioritaskan bagi korban bencana di 167 kampung.
“Bantuan ini harus disalurkan cepat, tertib, dan tepat sasaran. Prioritas utama adalah masyarakat yang benar-benar terdampak bencana,” kata Haili Yoga, Jumat (13/2/2026).
Dalam rapat koordinasi usai salat subuh berjamaah di Masjid Agung Ruhama, disepakati alokasi Rp 25 juta per kampung dan Rp 30 juta bagi kampung dengan jumlah penduduk lebih besar serta tingkat dampak bencana lebih parah.
“Skema ini kita tetapkan agar pembagian lebih adil sesuai kondisi masing-masing kampung,” ujarnya.
Bupati juga menginstruksikan para camat berkoordinasi dengan pengusaha lokal untuk memastikan ketersediaan kerbau menjelang meugang.
“Kita ingin tradisi meugang tetap berjalan, sekaligus menjadi bagian dari pemulihan sosial masyarakat pascabencana,” tambahnya.
Distribusi akan dilakukan setelah mekanisme teknis dan struktur tim penyalur dirampungkan. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat diterima masyarakat sebelum momentum meugang tiba menjelang Ramadan 1447 Hijriah.(Nisa)
















