Masih Lemahnya Pengawasan APBN, APBA dan APBK Di Provinsi Aceh

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Daerah Lembaga Pengawasan Kebijakkan Pemerintah dan Keadilan (Komda LP-KPK) Provinsi Aceh, Ketua Exsikutif Ibnu Khatab mengajak Cerdik Pandai khusus masyarakat Aceh untuk berpartisipasi membangun Aceh di masa era digitalisasi. kamis 15/05/2025.

Komisi Daerah Lembaga Pengawasan Kebijakkan Pemerintah dan Keadilan (Komda LP-KPK) Provinsi Aceh, Ketua Exsikutif Ibnu Khatab mengajak Cerdik Pandai khusus masyarakat Aceh untuk berpartisipasi membangun Aceh di masa era digitalisasi. kamis 15/05/2025.

Banda Aceh, | Komisi Daerah Lembaga Pengawasan Kebijakkan Pemerintah dan Keadilan (Komda LP-KPK) Provinsi Aceh, Ketua Exsikutif Ibnu Khatab mengajak Cerdik Pandai khusus masyarakat Aceh untuk berpartisipasi membangun Aceh di masa era digitalisasi.

Penyataan Ketua Komda LP-KPK Aceh oleh Ibnu Khatab menyatakan bahwa sangatlah penting keterlibatan masyarakat dalam Ormas, demi mewujudkan nawa cita pembangunan nasional bebas dari KKN. Bergabung dengan Organisasi LP-KPK yang jelas tujuannya Controling terhadap kinerja penyelenggaraan negara, Pada media ini Minggu tanggal 11/05/2025.

“Kemudian Organisasi LSM LP-KPK ini, berdiri dalam wilayah hukum provinsi Aceh lebih kurang sudah 10 sepuluh tahun. Dengan Rotasi Jabatan sudah dua kali pergantian kepengurusan atau struktural Eksekutif. Sudah 5 Tahun Ketua eksekutif di jabat oleh Ibnu Khatab salah satu putra Aceh Besar, masih dipercaya oleh Pimpinan Komnas LP KPK Pusat di jakarta Ketua Umum Amirul S. Piola, S.H. M,hum.”

Baca Juga :  Sidang Gugatan Perdana Antara Miswar Dengan Pj Gubernur Mulai Bergulir Di PTUN Banda Aceh

“Namun Ibnu Khatab mengatakan, bahwa untuk membentuk kepengurusan Komcab LP KPK Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi Aceh sangat tidak mudah. Apalagi kondisi Ekonomi masyarakat sekarang termasuk SDM sangat rendah, begitu juga Organisasi LP KPK tidak memiliki anggaran dan semua biaya dibebani pada suka rela anggota atau swadaya dari masyarakat.” Katanya

“Lebih lanjut, Ibnu menceritakan bahwa Lembaga yang dia pimpin sekarang belum pernah mendapatkan dukungan Dana Hibah dari Pemerintah Aceh. Sebenarnya kami tau, dan melihat Dana Hibah dicantumkan dalam APBA tahun anggaran berjalan Belanja sebesar Rp 500 Miliaran lebih. Tapi tergantung pada niat Sosok Pemimpin Yaitu Gubernur Aceh untuk membantu ormas belum ada, mungkin ada hanya untuk ormas atau LSM tertentu.” Terangnya

“Sebenarnya hajatnya pengawasan terhadap Pemerintah tentang pelaksanaan kegiatan Program Pro Rakyat itu sangatlah penting, suatu Pencegahan yang kita lakukan agar terhindar dari perbuatan melawan.”

Baca Juga :  SAPA Usulkan Pansus Aset Daerah untuk Pastikan Efisiensi Anggaran APBA

Dia menjelaskan, “karena Komda LP-KPK Aceh setiap tahun menerima pengaduan/ Laporan dari masyarakat tentang pelanggaran seperti tindak pidana koropsi (TIPIKOR). Hal ini sering terjadi berbagai dugaan pada instansi Pemerintah, dan ini merupakan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh oknum ASN Kabupaten/Kota.” Ujarnya

“Oleh sebab itu Ibnu Khatab merekrut masyarakat cerdik pandai atau para aktivis muda dan pensiunan PNS/TNI, Polri, masih niat berbahkti pada negara ini. untuk tekat melawan dan Pemberantasan Korupsi atau KKN, termasuk Pemberantasan Narkoba dan lainnya di Provinsi Aceh. Sayangnya masa depan anak cucu kita diakan datang.” Tegasnya

“Ibnu menjelaskan bahwa LP KPK Lembaga Hukum, bergerak dibidang Sosial Control atau Government Policy. Kegiatan Pengawasan kami lakukan terhadap pelaksanaan kinerja pemerintah setiap kegiatan dari anggaran Sumber APBN, APBA dan APBK dalam wilayah Hukum Provinsi Aceh. Imbuhnya [•]

Berita Terkait

Satpol PP – WH Banda Aceh Tertipkan Enam Siswa Kedapatan Nongkrong di Warkop Saat Jam Sekolah 
Kasus Dana Desa, Masyarakat Resmi Suratin Keuchik Ke Inspetorat Banda Aceh
Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO
PWI Aceh Utara dan Lhokseumawe Siap Gelar Konferensi 2- 3 Februari 2026
PWI Aceh Kirim 8 Wartawan Retret di Pusdikat Kemhan Bogor
Kala Dessy Maulidha Semangati Belajar-Bermain Murid PAUD Salsabila
Illiza Lanjutkan Kerja Sama Siter City Banda Aceh-Higashimatsushima
Jejak Penyebab Bencana Hidrometeorologi Menurut Pemerhati Lingkungan Hidup 
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:17 WIB

Satpol PP – WH Banda Aceh Tertipkan Enam Siswa Kedapatan Nongkrong di Warkop Saat Jam Sekolah 

Senin, 2 Februari 2026 - 14:13 WIB

Kasus Dana Desa, Masyarakat Resmi Suratin Keuchik Ke Inspetorat Banda Aceh

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:45 WIB

Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:37 WIB

PWI Aceh Utara dan Lhokseumawe Siap Gelar Konferensi 2- 3 Februari 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:39 WIB

PWI Aceh Kirim 8 Wartawan Retret di Pusdikat Kemhan Bogor

Berita Terbaru

Aceh Selatan

Sempat Viral, Rencong Batu Cenderamata Elegan dari Aceh Selatan

Selasa, 3 Feb 2026 - 11:21 WIB

Langsa

PKL Pasrah, Lapak Jualan Buah Dibongkar Satpol-PP 

Selasa, 3 Feb 2026 - 11:01 WIB