Harga Gabah Rp6.500/Kg, Ongkos Kombin Tembus Rp 23.000 per Karung Petani Kluet Utara Mengeluh 

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petani mengeluhkan bahwa kenaikan biaya panen cukup menekan pendapatan para petani berdasarkan harga jual gabah. Selasa, 10/02/2026

Sejumlah petani mengeluhkan bahwa kenaikan biaya panen cukup menekan pendapatan para petani berdasarkan harga jual gabah. Selasa, 10/02/2026

Aceh Selatan|  Petani Padi di Wilayah Kluet Utara kembali menghadapi tekanan berat di musim panen kali ini. Harga gabah di tingkat petani tercatat hanya berada di kisaran Rp6.500 per kilogram, sementara biaya ongkos panen menggunakan mesin kombin (combine harvester) mencapai Rp23.000 per karung. Kondisi ini membuat margin keuntungan petani semakin menipis.

Sejumlah petani mengeluhkan bahwa kenaikan biaya panen cukup menekan pendapatan para petani berdasarkan harga jual gabah. Selasa, 10/02/2026

Ongkos kombin yang terus meningkat disebabkan oleh mahalnya bahan bakar, biaya perawatan mesin, serta keterbatasan jumlah unit mesin panen di lapangan. Akibatnya, petani tidak memiliki banyak pilihan selain menerima tarif tersebut agar panen tidak terlambat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Selatan Buka Turnamen Catur Kajari ke-VII

Mengingat bulan Ramadhan juga dalam hitungan hari, mayoritas petani di wilayah kluet utara terkadang memanen padi pada malam hari, ini karena jumlah kombin juga terbatas, pihak penyedia kombin beserta tenaga kerjanya mampu bekerja sampai larut malam jika cuaca cerah

“tambahan pengeluaran para petani juga ikut bertambah jika letak sawah mereka jauh dari jalan lintas tani, perlu tenaga kerja tambahan untuk membantu mengangkat padi ke jalan lintas tani, bahkan ongkos satu karung padi bisa tembus 15.000,ini tergantung jarak nya juga'” ujar Salah seorang petani kluet utara

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani,mereka khawatir harga kombin terus naik pertahun, Petani berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, baik melalui penyesuaian harga gabah di tingkat petani, subsidi biaya panen, maupun penyediaan mesin kombin dengan tarif lebih terjangkau.

Baca Juga :  Personil Damkar Selamatkan Dua Unit Ruko dari Ancaman Si Jago Merah

para petani wilayah kluet utara juga berharap kepada Dinas terkait, agar merealisasikan adanya penambahan pembangunan jalan lintas tani supaya bisa menekan ongkos produksi masa panen

Di tengah upaya pemerintah mendorong ketahanan pangan nasional, petani menilai kebijakan di lapangan harus benar-benar berpihak kepada mereka sebagai produsen utama. Tanpa dukungan yang nyata, petani khawatir kesejahteraan mereka akan terus tergerus, meski panen raya terus berlangsung. (Khairul Miza)

Berita Terkait

BUMDesma Peusangan Jaya IKD Laksana Musyawarah Pertanggung Jawaban Tahun Anggaran 2025
Delegasi PWI dan IKWI Aceh Tiba di Banten, Siap Ikuti Agenda HPN 2026
Kemendukbangga/BKKBN Aceh “Peugleh Pantee” Mendukung Gerakan ASRI
Bupati Aceh Besar Syech Muharram Lantik dan Kukuhkan 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Perkuat Sinergi Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Narkotika, Kepala BKKBN Aceh Silaturahmi  Ke BNNP Aceh
Bupati Bireuen H. Mukhlis Terima Penghargaan (UHC) Award 2026
Pilchiksung Gampong Rheum Rahmanul Akbar Terpilih Keuchik Masa Jabatan 2026-2031
Kisah Inspiratif Kader Muhammadiyah Menjadi Freelancer di Kota Jueng Bireuen
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:53 WIB

BUMDesma Peusangan Jaya IKD Laksana Musyawarah Pertanggung Jawaban Tahun Anggaran 2025

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:44 WIB

Harga Gabah Rp6.500/Kg, Ongkos Kombin Tembus Rp 23.000 per Karung Petani Kluet Utara Mengeluh 

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:37 WIB

Delegasi PWI dan IKWI Aceh Tiba di Banten, Siap Ikuti Agenda HPN 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:59 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Aceh “Peugleh Pantee” Mendukung Gerakan ASRI

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:47 WIB

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Lantik dan Kukuhkan 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Berita Terbaru

Aceh Barat

50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa

Sabtu, 14 Feb 2026 - 14:07 WIB