Jadi Irup Harkitnas, Sekda Sampaikan Sambutan Menkomdigi

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dr. A. Murtala, M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diselenggarakan di lapangan Landeng, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (20/05/2025). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat, dan diikuti oleh para ASN dan satu peleton dari Kepolisian.

Dalam arahannya, Sekda Dr. A. Murtala menjelaskan bahwa Indonesia berada di persimpangan tantangan global dan optimisme lokal. Pada peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2025, Indonesia diingatkan kembali akan semangat persatuan dan keberanian menolak penjajahan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa. Kegiatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa di tengah kompleksitas tantangan zaman.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, termasuk perwakilan dari Danrem 011/Lilawangsa, Komandan LANAL Lhokseumawe, Ketua DPRK Aceh Utara, Dandim 0103 / Aceh Utara, Kapolres Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon, Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, Kepala OPD, Kabag, dan Camat se-Aceh Utara.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid, dalam amanatnya yang dibacakan Sekda A. Murtala menekankan bahwa kebangkitan nasional bukanlah peristiwa yang selesai di masa lalu, melainkan sebuah ikhtiar yang terus hidup. Indonesia dihadapkan pada ujian berat seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital. Namun, di tengah arus globalisasi yang kuat, Indonesia memilih untuk tidak terombang-ambing dan terus menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian.

Baca Juga :  Terima Penghargaan Atas Giat Sosial, Ipda Irvan: Terimakasih dan Penuh Syukur

Disampaikan, prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif menjadi jangkar bagi Indonesia dalam menghadapi dunia yang terus berubah. Indonesia mengambil posisi sebagai trusted partner, bebas menentukan kepentingan nasional dan aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak. Semangat kebangkitan nasional tercermin dalam setiap langkah pembangunan di dalam negeri, dengan fokus tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan dan pemerataan.

“Dalam 150 hari pertama Pemerintahan Presiden Prabowo – Gibran dan Kabinet Merah Putih, pemerintah memulai langkah-langkah yang berpihak pada kebutuhan mendasar rakyat. Program Makan Bergizi Gratis, yang telah menjangkau lebih dari 3,5 juta anak Indonesia, menjadi salah satu fokus utama,” kata Sekda.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Aceh Utara Bongkar Peredaran Obat dan Jamu Palsu

Ia menambahkan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 777.000 masyarakat juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Lanjutnya, pemerintah juga membentuk Danantara Investment Agency sebagai wujud komitmen untuk mengelola kekayaan nasional secara terarah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Selain itu, upaya pengembangan pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital terus digenjot untuk menjawab tantangan transformasi digital. Sebagai bagian dari upaya ini, akan segera diresmikan AI Centre of Excellence di Papua.

Pemerintah juga memperkuat perlindungan sosial di ruang digital dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Pelindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS). Seluruh upaya ini bermuara pada tujuan besar: membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat.

Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, bangsa Indonesia diajak untuk terus menjaga semangat kebangkitan dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab. (H.Yos)

Berita Terkait

Bendungan Diterjang Banjir, Ratusan Hektar Sawah Siap Tanam Terancam Kering
Polres Lhokseumawe Gelar Baktikes untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Lancok
Excavator Polri Gencarkan Pembersihan Material Pascabanjir di Langkahan
Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye
Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh
Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat
Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga
Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:22 WIB

Bendungan Diterjang Banjir, Ratusan Hektar Sawah Siap Tanam Terancam Kering

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:50 WIB

Excavator Polri Gencarkan Pembersihan Material Pascabanjir di Langkahan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:00 WIB

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:36 WIB

Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:59 WIB

Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB