Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Satu bulan lebih setelah banjir bandang melanda Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, puluhan keluarga masih bertahan di pengungsian. Kondisi tersebut mendorong Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) turun langsung meninjau lokasi pengungsian, Senin malam (12/01/2026).

Gubernur didampingi Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, S.I.Kom serta jajaran Pemerintah Aceh dan Kabupaten Aceh Utara. Kunjungan dilakukan ke dua desa terdampak, yakni Desa Gunci, Dusun Lhok Pungki, dan Desa Riseh Teunong, guna memastikan kondisi para penyintas serta ketersediaan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian.

Data di lapangan menunjukkan, sebanyak 85 kepala keluarga di Desa Gunci dan 30 kepala keluarga di Desa Riseh Teunong masih menghuni tenda darurat. Banjir bandang yang dipicu hujan berintensitas tinggi menyebabkan permukiman warga terendam, bahkan sebagian rumah mengalami kerusakan berat sehingga belum dapat ditempati kembali.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Ultimatum Tambang Ilegal: Dua Minggu Angkat Kaki dari Hutan Aceh

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Mualem melihat langsung fasilitas pengungsian, mulai dari dapur umum, layanan kesehatan, hingga logistik yang disalurkan kepada warga. Ia menegaskan, komitmen pemerintah untuk terus hadir mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan berjalan optimal.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan pascabencana. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan pengungsi, sekaligus percepatan pendataan rumah dan infrastruktur yang rusak.

Baca Juga :  Gubernur Bersama Forbes DPR/DPD RI Gelar Pertemuan Tertutup Bahas 4 Pulau

“Kami tidak tinggal diam. Pemerintah kabupaten terus melakukan pendataan dan mendorong langkah pemulihan agar warga bisa segera kembali ke kehidupan normal. Sinergi dengan Pemerintah Aceh menjadi kunci agar penanganan pascabencana berjalan maksimal,” ujar Tarmizi.

Hingga kini, proses pendataan kerusakan masih berlangsung sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah juga tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Aceh Utara. (H.Yos)

Berita Terkait

Ciptakan Ketertiban dan Kenyamanan, 16 Motor Berknalpot Brong Ditindak Satlantas
Penertiban PKL di Badan Jalan, Polisi-TNI Dampingi Pol PP dan WH
Rumah Terbakar, Balita dan Ibu Berhasil Diselamatkan Tetangga
Kebakaran Rumah Dinas Bides di Buket Krueng, Diduga Akibat Lampu Teplok
Bupati Respon Cepat Korban Cuaca Ekstrem di Cot Girek dan Lhoksukon
Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Baktiya Barat
Hujan Deras dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Lhoksukon Tertimpa Pohon
Ayah Wa bersama Kaposko Satgas PRR Aceh Tinjau Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:45 WIB

Ciptakan Ketertiban dan Kenyamanan, 16 Motor Berknalpot Brong Ditindak Satlantas

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:45 WIB

Penertiban PKL di Badan Jalan, Polisi-TNI Dampingi Pol PP dan WH

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:35 WIB

Rumah Terbakar, Balita dan Ibu Berhasil Diselamatkan Tetangga

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:22 WIB

Kebakaran Rumah Dinas Bides di Buket Krueng, Diduga Akibat Lampu Teplok

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:24 WIB

Bupati Respon Cepat Korban Cuaca Ekstrem di Cot Girek dan Lhoksukon

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB