Bendungan Diterjang Banjir, Ratusan Hektar Sawah Siap Tanam Terancam Kering

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Ratusan hektar sawah petani siap tanam di Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara terancam kering akibat bendungan di Krueng Pase sayap kiri diterjang banjir bandang 26 Januari 2025.

Kini ribuan petani mengeluh tidak fungsionalnya bendung yang direncanakan aktif pada awal 2026.

Para petani Meurah Mulia menginisiasi pemasangan pompa darurat dan sumur bor yang terbatas ketersediaan air payau.

Dampak banjir bandang dirasakan oleh ribuan petani di kecamatan Meurah Mulia Samudera dan Syamtalira Bayu.

Mukim Tunong Meurah Mulia, Fauzan, Minggu  (18/1/2026) mengaku sedang bekerjasama dengan masyarakat untuk upaya pembelian pengangkatan sumur bor dan pompa darurat guna mengaliri ratusan hektar sawah siap tanam, namun kewalahan dengan biaya satu unit sumur bor capai 5.000.000 rupiah saat ini kami harus swadaya, ungkap fauzan sambil menunjukkan hamparan sawah yang membentang.

Baca Juga :  Bupati Aceh Utara Dampingi Wakapolri Tinjau Lokasi Banjir

Dia berharap, adanya perhatian Pemkab Aceh Utara mengingat ini juga akibat banjir, seharusnya irigasi dan bendung sudah selesai, namun karena diterjang banjir maka bendung yang rencana awal akan di aktifkan pada Januari 2026 gagal total.

Lebih lanjut, salah seorang pemuda Kuta Batee Yahdil juga mengaku kekeringan akan menghadang petani Meurah Mulia dan sekitarnya.

Baca Juga :  Uang Sewa Toko untuk Main Judi, Pria Ini Buat Laporan di Begal

“Ini sangat disayangkan ketika daerah lain tidak bisa produksi akibat lumpur tebal harusnya lahan Meurah Mulia menjadi penggairah panen raya di bulan Maret dan April 2026. Ini butuh penanganan serius dari Bupati Aceh Utara dan Dinas terkait,” ungkap Yahdil.

Pantauan media ini, di lapangan sepanjang jalan induk Meurah Mulia para petani sedang membajak sawah bahkan ada yang sudah tanam padi walaupun air hanya 1 centi meter di atas permukaan sawah, namun masyarakat sangat optimis bisa panen jelang hari raya Idul Fitri dan pasca Hari Raya Idul Fitri mendatang. (H.Yos)

Berita Terkait

Ciptakan Ketertiban dan Kenyamanan, 16 Motor Berknalpot Brong Ditindak Satlantas
Penertiban PKL di Badan Jalan, Polisi-TNI Dampingi Pol PP dan WH
Rumah Terbakar, Balita dan Ibu Berhasil Diselamatkan Tetangga
Kebakaran Rumah Dinas Bides di Buket Krueng, Diduga Akibat Lampu Teplok
Bupati Respon Cepat Korban Cuaca Ekstrem di Cot Girek dan Lhoksukon
Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Baktiya Barat
Hujan Deras dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Lhoksukon Tertimpa Pohon
Ayah Wa bersama Kaposko Satgas PRR Aceh Tinjau Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:45 WIB

Ciptakan Ketertiban dan Kenyamanan, 16 Motor Berknalpot Brong Ditindak Satlantas

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:45 WIB

Penertiban PKL di Badan Jalan, Polisi-TNI Dampingi Pol PP dan WH

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:35 WIB

Rumah Terbakar, Balita dan Ibu Berhasil Diselamatkan Tetangga

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:22 WIB

Kebakaran Rumah Dinas Bides di Buket Krueng, Diduga Akibat Lampu Teplok

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:24 WIB

Bupati Respon Cepat Korban Cuaca Ekstrem di Cot Girek dan Lhoksukon

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB