Jalan Desa Sebatang Menuju Desa Pea Bumbung Berlubang, Rawan Kecelakaan       

- Jurnalis

Senin, 11 November 2024 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan berlubang rawan kecelakaan

Jalan berlubang rawan kecelakaan

Singkil | Atjeh Tekini.id – Warga resah, jalan berlubang Desa Sebatang Kecamatan Gunung Meriah menuju Desa Pea Bumbung kecamatan Singkil, rawan kecelakaan dan dikhawatirkan akan menelan korban.

Menurut warga setempat Muklis, jalan tersebut sudah lama dibiarkan berlobang seperti itu sehingga dikhawatirkan menelan korban saat warga melintasi jalan tersebut untuk beraktivitas sehari hari.

“Jalan berlubang lubang tersebut akibatnya derasnya hujan beberapa bulan yang lalu sehingga mengakibatkan banjir,” ujar Muklis, Senin (11/22/24).

Baca Juga :  Sampai Sore, Puluhan Ribu Warga Hadiri Kampanye Akbar Paslon Nomor 01 

Sudah hampir tiga bulan ini, warga mengeluhkan kondisi jalan berlubang yang telah menyebabkan banyak pengendara hampir terjatuh namun sayangnya tidak ada perhatian pemerintah maupun pihak perusahaan PT Napasindo ini.

Kondisi ini dinilai membahayakan terutama saat musim hujan dan banjir datang lagi karena lubang-lubang yang tertutup air menjadi perangkap bagi pengendara sepeda motor.

“Mudah mudahan pemerintah daerah membaca atau sama sekali tidak ingin tahu, atau pemerintah kita sudah tidak memiliki anggaran lagi, hal ini wajar lah oknum pemerintah jarang melintasi jalan berlubang naik mobil Dinas sehingga tidak terlihat, juga pihak perusahaan PT Napasindo tidak menganggarkan CSR-nya,” tutur Muklis.

Baca Juga :  SMP Negeri 2 Kecamatan Simpang Kanan Butuhkan Sarana dan Parasara

Menurut pantauan media Atjeh terkini.id, jalan berlobang tersebut karena gorong gorongnya tembus sehingga tanah timbunan terbawa arus air, jalan berlobang tepat pertengahan jalan hanya kode manual saja, Pemerintah Daerah harusnya memperbaikinya atau PT Napasindo karena kawasan wilayah hak guna usaha (HGU). (Aiyub Bancin)

Berita Terkait

BKMT Ajak Wanita Jadikan Sholat Sebagai Kebutuhan, Bukan Hanya Kewajiban
Ketua DPC-LAKI : TPHP TA 2025 Jangan Asal Teken, Inspektorat dan BPK Perketat Pengawasan
AMPAS Soroti Restorative Justice Kasus Kematian di PT Delima Makmur Aceh Singkil
GAMAS Menduga Hak Guna Usaha PT Nafasindo Sudah Kadaluwarsa 
Sekjen ALAMP AKSI Desak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil Tinjau Ulang Rencana Bimtek 
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes di PT Socfindo Lae Butar Tuntut 9 Poin 
Saripuddin No Urut (3) Unggul Terpilih Imum Mukim Gosong Telaga 2025
Diduga Main Mata Oknum Inspektorat dan Kades Ladang Bisik 
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:34 WIB

BKMT Ajak Wanita Jadikan Sholat Sebagai Kebutuhan, Bukan Hanya Kewajiban

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:10 WIB

Ketua DPC-LAKI : TPHP TA 2025 Jangan Asal Teken, Inspektorat dan BPK Perketat Pengawasan

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:05 WIB

AMPAS Soroti Restorative Justice Kasus Kematian di PT Delima Makmur Aceh Singkil

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:16 WIB

GAMAS Menduga Hak Guna Usaha PT Nafasindo Sudah Kadaluwarsa 

Jumat, 21 November 2025 - 19:41 WIB

Sekjen ALAMP AKSI Desak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil Tinjau Ulang Rencana Bimtek 

Berita Terbaru

Aceh Utara

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:00 WIB