Di Balik Kuali Besar Meugang, Bupati dan Warga Rajut Kebersamaan di Pengungsian

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN | AtjehTerkini.id – Denting sendok dan gemericik kuah yang mendidih mengiringi kegembiraan dapur umum salah satu lokasi pengungsian di Kabupaten Bireuen. Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, tradisi Meugang yang kental dengan nilai kebersamaan tetap dihidupkan dengan penuh makna, meskipun dalam suasana yang sederhana dan penuh keterbatasan.

 Di tengah kesibukan mempersiapkan hidangan khas Aceh, Bupati Mukhlis tampak turut terlibat aktif disisi kuali besar yang digunakan untuk memasak. Tanpa sekat formalitas, beliau ikut membantu berbagai tahapan proses memasak mulai dari menuangkan bahan hingga mengaduk daging yang dibumbui dengan rempah khas daerah secara merata.

 Suasana di dapur umum terasa sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Ibu-ibu pengungsi bekerja sama kompak meracik rempah-rempah, sementara relawan dengan sigap menyiapkan peralatan makan untuk semua peserta. Seiring berjalannya waktu, aroma harum kari dan daging masak merah perlahan memenuhi ruangan, menghadirkan nuansa Meugang yang akrab dan menyegarkan bagi seluruh masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Tiga Menteri Kunjungi Bireuen, Janji Bantu Pulihkan Tambak Rusak

 Kehadiran Bupati di tengah aktivitas memasak tersebut bukan hanya bersifat simbolis beliau ingin memastikan bahwa warga terdampak bencana tetap merasakan kehangatan kebersamaan menjelang bulan suci.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menegaskan pentingnya menjaga tali silaturahmi dan solidaritas sosial, terutama di masa-masa yang membutuhkan dukungan bersama.

 “Tradisi ini bukan hanya soal makanan, tetapi tentang kebersamaan dan kepedulian yang tak pernah pudar. Pemerintah akan terus berdampingan dengan masyarakat agar kita semua tetap kuat dan penuh semangat menyambut Ramadan,” ujar Bupati Mukhlis.

 Bagi para warga pengungsian, momen tersebut menjadi sumber energi positif dan penguat moral. Tawa ringan yang muncul di antara mereka seolah mampu mengurangi beban yang selama ini dirasakan. Meskipun berbeda dengan biasanya, makna Meugang tahun ini terasa jauh lebih dalam dan bermakna.

Baca Juga :  Keputusan Wali Nanggroe Dan Mualem, JASA Dukung Penuh Aiyub Abbas Sebagai Sekjen Partai Aceh

 Setelah masakan matang dan siap disajikan, warga pengungsian bersama jajaran pemerintah duduk berbarengan menikmati hidangan dengan rasa syukur yang mendalam. Tidak ada jarak sosial, tidak ada protokol yang kaku – hanya kebersamaan yang mengalir dengan alami dan penuh kasih sayang.

 Kegiatan kebersamaan Meugang tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang khidmat. Semua peserta memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bulan Ramadan tahun ini membawa berkah, keselamatan, dan harapan baru bagi seluruh masyarakat Bireuen yang tengah berjuang untuk bangkit dan memulihkan kondisi dari ujian yang telah terjadi. (Mega).

Berita Terkait

Disinyalir Faktor Ekonomi Pengaruhi Daya Minat Masyarakat Bireuen Beli Daging Meugang  
Grand Opening Dapur SPPG Cot Gapu 1, Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, MT Hadiri Peusijuk dan Santuni 15 Anak Yatim
Maksimalkan Bantuan Presiden, Bupati Bireuen Realisasikan 90 Ekor Sapi Meugang Warga Terdampak Banjir
FK Umuslim Khitan 70 Anak Korban Bencana Hidrometeorologi 
Santuni 201 Kader Terdampak Bencana, NasDem Bireuen Perkuat Solidaritas Jelang Ramadan
Kadisdikbud Bireuen Muslim Sebutkan Surat Edaran Belajar dan Mengajar di Ramadhan 2026
Sambut Ramadhan, PMI Bireuen Kumpulkan 125 Kantong Darah 
Kejari Bireuen Musnahkan Ribuan Barang Bukti Staan Tindak Umum
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:46 WIB

Disinyalir Faktor Ekonomi Pengaruhi Daya Minat Masyarakat Bireuen Beli Daging Meugang  

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:40 WIB

Di Balik Kuali Besar Meugang, Bupati dan Warga Rajut Kebersamaan di Pengungsian

Senin, 16 Februari 2026 - 22:17 WIB

Grand Opening Dapur SPPG Cot Gapu 1, Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, MT Hadiri Peusijuk dan Santuni 15 Anak Yatim

Senin, 16 Februari 2026 - 21:59 WIB

Maksimalkan Bantuan Presiden, Bupati Bireuen Realisasikan 90 Ekor Sapi Meugang Warga Terdampak Banjir

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:06 WIB

FK Umuslim Khitan 70 Anak Korban Bencana Hidrometeorologi 

Berita Terbaru