Protes Pengumuman Penerima Bantuan Banjir, Pemko Langsa Lakukan Pendataan Ulang

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga mendatangi kantor Geuchik Pondok Kemuning, mempertanyakan hasil pengumuman pendataan korban banjir.

Ratusan warga mendatangi kantor Geuchik Pondok Kemuning, mempertanyakan hasil pengumuman pendataan korban banjir.

Langsa | atjeh Terkini.id – Ratusan warga terdampak banjir gampong Pondok Keumuning, Kecamatan Langsa Lama menyambangi kantor Geuchik setempat, Selasa (10/2/2023).

Pasalnya, warga kecewa atas pengumuman verifikasi rumah rusak yang di terbitkan pemerintah Kota Langsa. Warga menilai data tersebut tak sesuai dan dianggap tebang pilih.

“Sebelum kami telah melaporkan kerusakan rumah akibat banjir pada 26 November 2025 ke kantor Geuchik, sesuai dengan instruksi dari Pemerintah Kota Langsa, namun ternyata sebagian besar warga tidak masuk dalam penerima bantuan tersebut,” ujar salah seorang warga.

Ia juga mengatakan, meski rumah tidak rusak, namun sejumlah perabotan rumah tangga rusak yang nilainya mencapai puluhan juta, akibat dampak banjir.

“Rumah tidak rusak, namun peralatan rumah tangga rusak semua dan tidak bisa dipergunakan lagi, kami ingin hal ini juga menjadi pertimbangan pemerintah untuk di berikan kompensasi,” ujarnya lagi.

Geuchik gampong Pondok Keumuning Paino yang menghampiri warga mengatakan, bahwa pendataan tersebut di lakukan oleh tim BPBD Kota Langsa dan hasilnya telah di umumkan.

Baca Juga :  Pemko Langsa Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 

“Kami hanya melaksanakan instruksi dari BPBD Kota Langsa untuk mendata rumah-rumah yang rusak akibat banjir dengan 3 kriteria, yaitu rusak ringan, sedang dan berat,” ujarnya.

Menurut Paino, pihaknya hanya melakukan pendataan rumah rusak akibat banjir, bukan dampak banjir secara umum.

“Kami sudah menyampaikan informasi tentang pendataan ini melalui Kadus Masing masing dan Informasi ini juga sudah di sosialisasikan oleh Pemko Langsa melalui media sosial,” jelasnya.

Geuchik Paino juga menyebutkan bahwa pihaknya tidak mengetahui nominal anggaran penerima manfaat dampak banjir. Mereka hanya di intruksikan untuk mendata kerusakan rumah saja.

Atas aksi protes warga, Sekretaris Daerah Kota Langsa Dra Suhartini S.Pd, M.Pd., juga hadir. Ia mendengar dan memberikan penjelasan terkait penerima bantuan rumah dampak banjir.

Sekda juga melakukan diskusi dengan pihak Pemerintah Desa untuk mencari solusi terhadap keluhan warga. Lalu, ia mencoba menenangkan dengan berbicara dihadapkan warga.

Setelah panjang lebar ia menjelaskan hal tersebut termasuk menyetujui pendataan perabotan rumah tangga yang rusak, akhirnya warga berangsur-angsur membubarkan diri. Aksi warga tersebut beredar luas di media sosial dan grup WhatsApp.

Baca Juga :  Pemko Langsa Gelar Tausiah Akbar Peringati Isra’ Mi’raj 

Dampak protes tersebut, akhirnya Pemerintah Kota Langsa melalui Pemerintah Desa/Gampong masing – masing dalam wilayah Kota Langsa melakukan pendataan ulang dengan memberikan formulir kepada masyarakat.

“Akhirnya pada hari ini pendataan ulang dampak banjir kembali dilakukan oleh Pemerintah,” ujar Husen warga kota Langsa, seraya memperlihatkan formulir pendataan, rabu (11/2/2025).

Ia berharap pendataan ulang ini Pemerintah Kota Langsa dapat mengakomodir dampak banjir, bukan hanya batuan rumah rusak saja, karena banjir juga berdampak luas termasuk alat – alat rumah tangga yang rusak.

“Meski tidak mencakup keseluruhan, 50 persen saja diakomodir, Alhamdulillah,” pungkasnya.

Salah seorang pejabat pemerintah gampong mengakui, bahwa pihaknya melakukan pendataan ulang dengan memberikan formulir kembali kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Benar, kita berikan form lagi agar masyarakat dapat melaporkannya kembali,” ujar Pak Kadus disalah satu gampong wilayah Kota Langsa. (**)

Berita Terkait

M Indra Ibrahim Nahkodai Perbakin Langsa Periode 2026- 2030
Tgk. Mudawaly  Tasman Bimbing Gadis Asal Medan Masuk Islam 
Jelang Ramadhan 1447 H, Disperindag Aceh dan Disperindagkop dan UKM Kota Langsa Gelar Pasar Murah
RSUD Kota Langsa Tampak Bersih dan Asri
Warga Kecewa Data Penerima Bantuan Banjir Dianggap Tebang Pilih
Raja Lukman Ziaulhaq, Tokoh  Politik Muda Penerima Penghargaan PWI Kota Langsa
Calon Tunggal, H Agussalim SH MH Kembali Nahkodai FK.P70 
Terperosok Lubang, Seorang Pengendara Sepmor Terlindas Truck 
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:45 WIB

M Indra Ibrahim Nahkodai Perbakin Langsa Periode 2026- 2030

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:12 WIB

Tgk. Mudawaly  Tasman Bimbing Gadis Asal Medan Masuk Islam 

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:42 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Disperindag Aceh dan Disperindagkop dan UKM Kota Langsa Gelar Pasar Murah

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:51 WIB

RSUD Kota Langsa Tampak Bersih dan Asri

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:02 WIB

Warga Kecewa Data Penerima Bantuan Banjir Dianggap Tebang Pilih

Berita Terbaru

Aceh Barat

50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa

Sabtu, 14 Feb 2026 - 14:07 WIB