Langsa | Atjeh Terkini.id – Penyerahan Anugrah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Award 2026 Kota Langsa kepada sejumlah tokoh mewarnai peringatan Hari Pers Nasional dan Hari Ulang Tahun PWI ke 80 di Aula kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Senin (9/2/2026).
Salah satu nominator adalah anggota termuda DPR Aceh dari Partai Amanat Nasional Raja Lukman Ziaulhaq. Ia di dapuk sebagai tokoh muda inspiratif, diantara nominator lainnya.
Tampil elegan mengenakan stelan hitam, ia menebar senyum seraya berjabat tangan ala salam komando dengan Ketua PWI Kota Langsa usai menerima plakat yang diberikan.
“Terima kasih kepada PWI Kota Langsa yang telah memberikan award PWI Kota Langsa 2026 dihari Pers Nasional dan HUT PWI ke 80 kepada saya,” ujar Raja santai.
Sementara, Ketua PWI Langsa Putra Zulfirman mengatakan, sosok tersebut merupakan tokoh politik muda yang layak diberikan penghargaan.

“Tokoh muda yang sukses berkiprah dalam politik, sangat layak di dapuk PWI Kota Langsa sebagai tokoh muda inspiratif pada Peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWI ke 80 tahun ini,” paparnya.
Adapun penerima lainnya adalah;
A. Kategori Dedikasi Jurnalis 30 tahun dan Jurnalisme Sastrawai, Edy Anwar (Aceh Portal), H Ibnu Sa’dan (waspada), Yoesdinor (Hr Realitas), Agusni AH (Ketua KIP Aceh).
B. Instansi Pemerintah, Walikota Langsa, Kapolres Langsa, Kajari Langsa, Ketua PN Langsa, Ketua DPRK Langsa, Ketua KIP Aceh
C. Kemitraan Strategis, Rektor IAIN Langsa, Kepala Cabang PT BAS, Direktur PT CMN, Kacabdis Pendidikan Aceh Wilayah Langsa.
D. Tokoh Muda Inspiratif, Anggota DPRA, Irfansyah, Anggota DPRA, Raja Lukman Zaulhaq, Warek I IAIN Langsa.

Sebelumnya, Ketua PWI Kota Langsa Putra Zulfirman dalam kata sambutannya, mengisahkan awal mula terbentuknya PWI pada 9 pebruari 1946 di Surakarta.
Selain itu, ia mengapresiasi kepada sejumlah tokoh yang menghadiri undangan dan menjadi Mitra kerja PWI Kota Langsa.
Sementara itu, Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE mengatakan, selamat memperingati Hari Pers Nasional dan HUT PWI ke 80.
Ia menyebut, dirinya tak memilah – memilih para wartawan. “Kalau dulu ada istilah wartawan pendopo, kalau sekarang siapa saja wartawan boleh ke pendopo,” ujarnya.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada PWI Kota Langsa yang selama ini telah berkontribusi kepada masyarakat Kota Langsa.
pemotongan tumpeng dan foto bersama menandai momen kebersamaan dalam peringatan hari jadi para kuli tinta itu. (**)
















