GMNI Bantah Tundingan Bahasa Tidak Pantas, P2GC Jangan “Beralibi” Terkait Kenaikan Harga Material Galian C

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah I Atjeh Terkini.id- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menanggapi klarifikasi Ketua P2GC terkait Tundingan GMNI menggunakan bahasa yang tidak pantas dalam kritikan kenaikan harga material galian C. Tuduhan tersebut dinilai sebagai bentuk pengaburan substansi persoalan dan upaya beralibi dari fakta yang sesungguhnya.Rabu 7 januari 2026.

Tokoh GMNI kerab disapaan Alfian Toga menegaskan, bahwa polemik ini bermula dari adanya tabel harga material galian C yang secara terang-terangan dikeluarkan dan telah ditandatangani oleh terkait, lebih jauh, tabel tersebut menurutnya sudah di implementasikan oleh salah satu perusahaan galian C di kabupaten Bener Meriah, yang berdampak langsung pada melonjaknya harga pasir ayak secara drastis.

Baca Juga :  Ketua Staf Ahli TP-PKK Kunjungi Pelaku Usaha dan PAUD di Aceh Tengah

“Jangan beralibi. Jelas-jelas tabel harga itu ada dan sudah ditandatangani. Faktanya, harga pasir ayak di lapangan sudah naik tajam. Sekarang mengaku belum pernah membuat atau menyepakati kenaikan harga, lalu menuduh kami mengeluarkan kata-kata tak pantas. Ini jelas belunder,” tegas Alfian Toga.

GMNI menilai bantahan yang disampaikan Ketua P2GC bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Pasalnya, GMNI mengaku telah mengantongi bukti konkret terkait kenaikan harga material yang merugikan masyarakat, khususnya di tengah kondisi pasca bencana dan tekanan ekonomi yang masih dirasakan warga.

Baca Juga :  Penyidik Polda Aceh Tahan Dua Oknum Karyawan PT BAS Cabang Bener Meriah

Menurut Alfian Toga, alih-alih membantah dan melempar isu etika bahasa, pihak P2GC seharusnya berani bertanggung jawab secara moral dan terbuka atas kebijakan yang berdampak luas terhadap kepentingan publik.

“Ini bukan soal bahasa, ini soal penderitaan rakyat. Ketika harga material naik sepihak, yang terdampak langsung adalah masyarakat kecil. Jangan tutupi kesalahan dengan narasi seolah-olah kami yang keliru,” lanjutnya.

GMNI menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan mendesak agar seluruh pihak yang terlibat bersikap jujur, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat, bukan justru mempermainkan fakta demi menyelamatkan citra kelompok tertentu. (Bram)

Berita Terkait

Ketua GMNI Bener Meriah Kecamkan P2GC Atas Kenaikan Harga Galian C Tidak Wajar
Status Burni Telong Meningkat, Warga Mulai Mengungsi 
LSM Pukes Minta Pusat Ambil Kebijakan Darurat Bencana di Aceh
Wali Nanggroe Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah
Kapolda Aceh Letakkan Batu Pertama Pembangunan Joging Track Metuah di Polres Bener Meriah
GMNI Geram: HET Pupuk Bersubsidi di Bener Meriah Diduga Kangkangi Permentan No.49/2020
PAD Kopi Bener Meriah: Gelap dan Misterius, GMNI Pertanyakan Transparansi
Dosen Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh Serah TOGA ke Reje Timang Gajah 2
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:37 WIB

GMNI Bantah Tundingan Bahasa Tidak Pantas, P2GC Jangan “Beralibi” Terkait Kenaikan Harga Material Galian C

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:08 WIB

Ketua GMNI Bener Meriah Kecamkan P2GC Atas Kenaikan Harga Galian C Tidak Wajar

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:41 WIB

Status Burni Telong Meningkat, Warga Mulai Mengungsi 

Sabtu, 13 Desember 2025 - 02:43 WIB

LSM Pukes Minta Pusat Ambil Kebijakan Darurat Bencana di Aceh

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:43 WIB

Wali Nanggroe Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB