Banda Aceh I Atjeh Terkini.id- Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si, di Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Kamis (30/1).
Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya pembangunan ketahanan keluarga dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan sepakat mendorong integrasi program Kampung Keluarga Berkualitas dengan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) melalui berbagai kegiatan bersama di tingkat desa.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, menyampaikan bahwa ketahanan keluarga memiliki peran strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat.
“Keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter dan perilaku anggota keluarga. Melalui sinergi program Kampung Keluarga Berkualitas dan Desa Bersinar, kami berharap upaya pencegahan narkotika dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan di tingkat desa,” ujar Safrina.
Salah satu bentuk kolaborasi yang dibahas adalah pelaksanaan penyuluhan terpadu di desa-desa sasaran dengan melibatkan sumber daya manusia BNN serta Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) sesuai wilayah tugas masing-masing. Selain itu, kedua instansi juga merencanakan sosialisasi bersama melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, baik secara luring maupun hibrida, dengan menghadirkan Kepala BNNP Aceh dan Kepala BKKBN Aceh sebagai narasumber.
Sementara itu, Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan narkotika melalui pendekatan Self Policing.
“Self Policing adalah kunci ketahanan sosial. Masyarakat harus berani menolak narkotika, melaporkan jika mengetahui adanya peredaran gelap narkotika, serta menjaga keluarga dan lingkungan tempat tinggal agar tetap aman dari ancaman narkoba,” tegas Dedy Tabrani.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana pelaksanaan pemeriksaan urine bagi ASN BKKBN Aceh sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkotika. Waktu dan teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama BNNP Aceh.
Sebagai penutup, kedua pimpinan sepakat untuk memperkuat kolaborasi promosi program melalui kanal informasi resmi masing-masing instansi guna memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat Aceh.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan keluarga, mewujudkan desa bersih narkoba, serta menciptakan masyarakat Aceh yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran kedua instansi diantara, Ketua Tim Kerja Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga Dina Astita, Ketua Tim Kerja Humas dan Informasi Publik Jopi D Saputra dan dari BNNP Aceh hadir mendampingi Ka BNNP Aceh, Kabag Umum Hasnanda Putra, S.T., M.M., M.T, koordinator P2M Dedi Andrea S.K.M., M.Kes, Koordinator Rehabilitasi Saiful, S.Pd Dan Katim humas BNNP Desi Rosdiana, S.K.M., M.K.M.















