Pengungsi di Bireuen Tersisa 359 KK, Penerima DTH Capai 730 KK

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen l Atjeh Terkini.Id- Plt. Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen Doli Mardian,Jumat, 6 Februari 2026, menyampaikan informasi terkini tentang jumlah pengungsi bencana hidrometeorologi di Bireuen.

Doli menerangkan sesuai dengan hasil verifikasi BPBD Bireuen, saat ini jumlah pengungsi di Bireuen tersisa 359 KK. Jumlah tersebut tersebar di 28 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Dari informasi yang dihimpun oleh BPBD Bireuen, para pengungsi secara berangsur-angsur meninggalkan pengungsian karena telah memiliki tempat berteduh lainnya seperti rumah kontrakan, rumah keluarga, maupun hunian pinjaman dari tetangga.

“Ada yang sudah mengontrak rumah, ada yang diberikan tinggal sementara waktu di rumah keluarga, dan ada yang mendapatkan pinjaman hunian dari tetangga,” kata Doli Mardian.

Baca Juga :  Jaksa Tahan Dua Tersangka Tindak Pidana Perdagangan Orang 

Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui BPBD terus memantau kondisi korban bencana yang masih berada di pengungsian. Mereka secara berkala menyalurkan pangan, dan kebutuhan lainnya.
Baru-baru ini, BPBD telah menyalurkan puluhan kasur palembang untuk korban bencana yang membutuhkan.

Sementara itu jumlah penerima Dana Tunggu Hunian (DTH) yang telah menerima dana tersebut sebanyak 736 kepala keluarga.

Doli menjelaskan, Dana Tunggu Hunian (DTH) akan terus ditransfer secara berangsur-angsur oleh bank himbara kepada korban bencana hidrometeorologi.
Ia menerangkan, meski diperuntukkan untuk anggaran sewa hunian, banyak korban yang menggunakan DTH untuk tambahan anggaran beli tanah tapak rumah yang akan digunakan sebagai alas pembangunan hunian tetap yang akan dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga :  Pj Bupati Tinjau Lokasi Temuan Biji Emas di Peudada

Dalam kesempatan itu Doli juga menerangkan seluruh proses Penanggulangan bencana Hidrometeorologi Sumatra berada di bawah BNPB. Pemerintah daerah bertugas sebagai fasilitator saja.
“Ini yang harus dipahami oleh semua pihak. Pemkab hanya sebagai fasilitator semata. Seluruh proses penanggulangan, termasuk rehab rekon, dilaksanakan langsung oleh BNPB,” terangnya. (**).

Berita Terkait

Pichiksung : Taufik Terpilih Sebagai Keuchik Gampong Bada Timu Masa Jabatan 2026- 2032
Pemkab Bireuen Berupaya Perbaikan 2.73,60 Hektar Lahan Pertanian Rusak 
Kodim 0111/Bireuen Renovasi Meunasah untuk Kenyamanan Ibadah
Persis Salurkan Bantuan Sekolah untuk Korban Banjir Bireuen
PGRI Aceh Lantik Sadriah Sebagai Bunda Serta Pengurus LBK-PGRI Bireuen
Dandim 0111/Bireuen Serahkan Jembatan Bailey Kehidupan Warga Jangka Mesjid 
Paska Banjir dan Lonsor Aceh, Gampong Simpang Mulia Belum Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh
Bupati Bireuen H.Mukhlis Janji Bangun Rumah Untuk Korban Kebakaran Peusangan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:00 WIB

Pengungsi di Bireuen Tersisa 359 KK, Penerima DTH Capai 730 KK

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:52 WIB

Pichiksung : Taufik Terpilih Sebagai Keuchik Gampong Bada Timu Masa Jabatan 2026- 2032

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Bireuen Berupaya Perbaikan 2.73,60 Hektar Lahan Pertanian Rusak 

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:52 WIB

Kodim 0111/Bireuen Renovasi Meunasah untuk Kenyamanan Ibadah

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:07 WIB

Persis Salurkan Bantuan Sekolah untuk Korban Banjir Bireuen

Berita Terbaru