Pantai Pulau Rukui, Objek Wisata yang Masih Perawan

- Jurnalis

Minggu, 13 April 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | Atjeh Terkini.id – Menuju ke lokasi wisata pantai Pulau Rukui, Kampung Alur Nunang, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang, Aceh, penuh perjuangan.

Awalnya sempat putar balik karena kesasar diperjalanan. Jalan penuh lumpur ketika air pasang di seputaran area tambak warga. Sehingga sangat sulit di lalui.

Namun, di tengah perjalanan pulang, seseorang warga setempat melintas Syukri (34). Dengan meminta bantuan, Syukri lalu menjadi memandu jalan sampai di bibir pantai.

Sebelumnya, menempuh perjalanan dari Kota Langsa lumayan jauh. Dari jalan lintas Nasional Banda Aceh tepatnya dari simpang opah. Perjalanan dilanjutkan ke simpang empat pasar kota Opah, lalu berbelok ke sebelah kiri.

Dari sana, mengendarai sepeda motor sepanjang kira – kira 12 km. Selanjutnya melewati puluhan hektar tambak warga disisi kiri dan kanan, menjadi kesenangan tersendiri.

Begitu menapak di jalan masuk bibir pantai, terdapat sebuah warung kopi. Penjaga warung, ibu Uti (50) langsung menyapa. ” Mampir pak, silakan Istirahat dulu,” ujar Ibu Uti.

Menurutnya, pantai terlihat apik dan indah berada diujung. Di sana hamparan pasir landai meluas, bak segitiga sama sisi. Pantai itu juga seperti membentuk teluk, pertemuan air laut dan sungai.

Baca Juga :  From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

Di hari libur, puluhan pengunjung dari dalam dan luar daerah berekreasi di tempat ini. Pantai yang dikelola masyarakat setempat ini, menjadi lokasi liburan akhir pekan, umumnya warga Aceh Tamiang yang sering datang.

Menikmati suasana pantai, menjadi kesan tersendiri bagi setiap orang. Berbagai alasan dikatakan saat dimintai keterangan. Ada yang mengatakan, ketika melihat laut lepas, hati menjadi tenang. Adapula yang mengatakan, hempasan angin pantai membuat dirinya terhanyut.

“Pokoknya tak bisa dijelaskan dengan kata kata lah, nikmati aja, ada sesuatu yang membuat bahagia dan senang,” ujar Rama salah seorang pengunjung dari kampung Simpang Kiri, Aceh Tamiang yang ditemui wartawan, Minggu (14/8/2023).

Rama dan temannya datang ke pantai ini untuk mengisi hari libur di akhir pekan. “Sudah menjadi kebiasaan bagi setiap orang mengunjungi tempat wisata, salah satu tujuannya adalah menikmati keindahan pantai untuk melepas penat setelah berhari-hari menjalankan aktifitas,” ungkapnya lagi.

Hamparan pasir yang ditelan air laut begitu menakjubkan. Rasa lelah diperjalanan terbayar, ketika melihat dan merasakan suasana indahnya panorama saat menapak di hamparan pasir.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Memiliki garis pantai di selang – selingi cemara, ditambah hempasan angin laut dan derunya ombak. Pantai itu terlihat apik dan menawan.

Selain pengunjung, di pantai itu beberapa nelayan mencari ikan dengan pukat yang ditebar menjurus kelaut. Ada pula dengan cara memancing.

Maula (27) nelayan itu mengatakan, dihari libur biasanya sangat banyak pengunjung. Namun dikarenakan, air laut pasang hingga membanjiri dan membuat jalanan licin, pengunjung berkurang.

“Air laut lagi pasang bang, jalanan becek dan licin. Itu yang menjadi penyebab kurangnya wisatawan datang kemari,” ujar Maula seraya mengutip ikan yang terperangkap jaring.

Pantai Pulau Rukui ini masih sangat alami. Pengelolaan oleh masyarakat setempat belum ada perubahan secara signifikan. Bahkan Pemerintah juga belum turun tangan untuk melakukan penataan.

Meskipun demikian, bagi warga yang ingin mencari suasana natural, pantai ini direkomendasikan menjadi salah satu objek wisata di Aceh Tamiang yang dapat dikunjungi.

Sore itu, matahari mulai condong ke barat. Suasana sunset dapat dilihat dari dari pantai ini. Hembusan angin dan derunya ombak menyambut senja di hari itu.(Syafrul)

Note : tulisan ini sebelumnya telah tayang di AJNN

Berita Terkait

Ketua IMI Langsa: Event Drag Race IMI Kota Langsa Dongkrak Industri Pariwisata
BAKTI Komdigi Aceh Utara Gelar Kompetisi Konten Digital Hidden Gen Pariwisata 2025
Nikmati Senja di Taman Krueng Langsa
Tugu Perjuangan, Taman Bambu Runcing Kota Langsa
Rocky Gerung : Jambore Karhutla 2025 Jadi Kampanye Serius untuk Hijaukan Indonesia
Kuala Parek, Destinasi Wisata Tersembunyi di Aceh Timur.
Atur Arus Kendaraan, Wisatawan Apresiasi Satlantas 
Patroli Gabungan Pastikan Kenyamanan Pengunjung Pantai Pidie Kawasan Wisata Menjelang Tahun Baru 2025
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 November 2025 - 11:44 WIB

Ketua IMI Langsa: Event Drag Race IMI Kota Langsa Dongkrak Industri Pariwisata

Rabu, 17 September 2025 - 09:22 WIB

BAKTI Komdigi Aceh Utara Gelar Kompetisi Konten Digital Hidden Gen Pariwisata 2025

Minggu, 4 Mei 2025 - 16:35 WIB

Nikmati Senja di Taman Krueng Langsa

Minggu, 27 April 2025 - 12:22 WIB

Tugu Perjuangan, Taman Bambu Runcing Kota Langsa

Sabtu, 26 April 2025 - 14:18 WIB

Rocky Gerung : Jambore Karhutla 2025 Jadi Kampanye Serius untuk Hijaukan Indonesia

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB