Pamit Keluar Rumah, M. Jafar Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Kelapa

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Seorang pria lanjut usia bernama M. Jafar (60) warga Gampong Matang Tunong, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun kelapa milik warga di Gampong Lhok Euncien, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Kamis (10/07/2025), sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Baktiya Barat, Iptu Fery Suyatna, S.A.P membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Nurmalawati (40), pemilik kebun tempat korban ditemukan.

“Korban selama ini memang dikenal sering diminta untuk memanen kelapa di kebun milik saksi. Namun, pada malam sebelum kejadian, korban tidak ada memberitahukan bahwa ia akan datang ke kebun. Karena itu, pemilik kebun tidak mengetahui kehadiran korban sebelumnya,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :  Siswa SMA Taruna Nusantara Magelang Silaturahmi ke Makodim Aceh Utara

Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa pada Rabu malam, 9 Juli 2025, korban sempat pamit keluar rumah. Namun hingga pagi hari, korban tak juga kembali dan tidak bisa dihubungi. Hingga akhirnya pihak keluarga mendapat informasi bahwa korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Baktiya Barat bersama tim Inafis Satreskrim Polres Aceh Utara langsung turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan evakuasi jenazah ke Puskesmas Baktiya Barat guna pemeriksaan visum.

Baca Juga :  Patroli Pastikan Situasi Kondusif, Satsamapta Polres Lhokseumawe Sambangi Lapas Kelas IIB

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya bekas benda tumpul ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga terjatuh ke arah depan dengan kondisi lidah tergigit dan mengeluarkan darah dari telinga. Diduga kuat korban mengalami serangan stroke yang kemungkinan disebabkan oleh hipertensi,” lanjut Iptu Fery.

Istri korban juga membenarkan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit stroke dan rutin mengonsumsi obat.

“Setelah proses visum selesai dan tidak ditemukan unsur kekerasan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di gampong asalnya,” pungkas Iptu Fery. (H.Yos)

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye
Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh
Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat
Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga
Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat
Pimpin Gaktibplin, Kapolres Aceh Utara Lakukan Pengecekan Urine Kepada Personel
Dusun Bidari Desa Lubok Pusaka Mulai Terang dengan Panel Surya 1300 Watt
Ketua DMI Pusat Bantu Masjid di Aceh Utara, Siapkan Ramadhan Pascabencana
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:00 WIB

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:36 WIB

Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:59 WIB

Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:00 WIB

Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat

Berita Terbaru

Aceh Utara

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:00 WIB