Masyarakat Diminta Waspada, Penipuan Mengatasnamakan Bupati Aceh Utara

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Penipuan yang mencatut nama pejabat negara, kepala daerah, hingga pegawai instansi pemerintah semakin marak terjadi. Modus ini umumnya bertujuan untuk menipu korban agar mengirimkan uang, data pribadi, atau mentransfer sejumlah dana dengan dalih bantuan, proyek, penyelesaian masalah hukum, atau lainnya, Selasa (31/3/2026).

Masyarakat Aceh Utara diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mencatut nama Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa.

Aksi penipuan tersebut diduga dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan Bupati Aceh Utara untuk menghubungi sejumlah pihak, baik melalui telepon, pesan singkat, maupun aplikasi WhatsApp, dengan tujuan tertentu yang merugikan.

Baca Juga :  Pesantren Terapi Rohani Ramadhan Resmi Ditutup, Kakanwil Kemenag Aceh Motivasi Santri Tingkatkan Keimanan

Modus seperti ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi menyesatkan masyarakat, mencoreng nama baik pejabat daerah, serta menimbulkan kerugian materiil maupun psikologis bagi korban.

Pihak terkait mengingatkan bahwa segala bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Bupati Aceh Utara dan mengarah pada permintaan uang, bantuan, transfer, atau urusan pribadi yang mencurigakan patut diduga sebagai penipuan.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya apabila menerima pesan atau panggilan dari nomor yang tidak dikenal yang mengaku sebagai Ayah Wa, staf pribadi, ajudan, maupun pihak lain yang membawa nama Bupati Aceh Utara.

Baca Juga :  Sambangi PKL, KBO Satlantas Aceh Utara Ini Disambut Hangat

Jika menemukan indikasi tersebut, warga diminta untuk segera melakukan verifikasi kepada pihak resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara atau melaporkannya kepada aparat penegak hukum agar tidak semakin banyak korban yang terjebak.

Kasus seperti ini bukan hanya soal penyalahgunaan nama pejabat, tetapi juga bentuk kejahatan digital dan sosial yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap tokoh publik. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap tenang, cermat, dan tidak gegabah dalam merespons setiap bentuk komunikasi yang mencurigakan.

Jangan sampai niat baik dan rasa hormat masyarakat kepada pemimpin daerah justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. (H.Yos)

Berita Terkait

Koramil 13/Baktiya bersama BNPB Salurkan Bantuan untuk Warga Huntara
Anggota DPD-RI Haji Uma Silaturahmi ke Polres Aceh Utara, Ini yang Dibahas
Korban Meninggal Diduga Terseret Banjir Kembali Ditemukan
Vidcon Bersama Kapolri, Kapolres Aceh Utara Pantau Sikon Idul Fitri dari Pantai Bantayan
‎‎Aceh untuk Dunia, Lahirnya Perspektif Global dari Ujung Barat Indonesia
Siapkan Generasi Emas, SMP IT Samudera Pasai Mulia Gagas 1000 Formulir Pendidikan Gratis
Waspada dan Batasi Muatan Kendaraan, Polisi Rutin Cek Jembatan Baiyle
Ayah Wa Terima dan Serahkan Bantuan Sapi Meugang dari Presiden RI
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:29 WIB

Masyarakat Diminta Waspada, Penipuan Mengatasnamakan Bupati Aceh Utara

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Koramil 13/Baktiya bersama BNPB Salurkan Bantuan untuk Warga Huntara

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:25 WIB

Anggota DPD-RI Haji Uma Silaturahmi ke Polres Aceh Utara, Ini yang Dibahas

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:36 WIB

Korban Meninggal Diduga Terseret Banjir Kembali Ditemukan

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:32 WIB

Vidcon Bersama Kapolri, Kapolres Aceh Utara Pantau Sikon Idul Fitri dari Pantai Bantayan

Berita Terbaru

Langsa

73 Paskibraka Kota Langsa Lulus Seleksi Administrasi 

Selasa, 31 Mar 2026 - 13:15 WIB

Foto ilustrasi: suara.com

Nasional

Harga BBM Naik, Warga Diminta Bijak Sesuaikan Kebutuhan Energi

Selasa, 31 Mar 2026 - 12:34 WIB