Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh Utara Diperpanjang, Fokus pada Validasi Data dan Percepatan Pemulihan

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir selama tujuh hari ke depan. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Evaluasi Masa Tanggap Darurat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Utara di Pendopo Kabupaten, Selasa (30/12/2025).

Dengan keputusan ini, status tanggap darurat yang seharusnya berakhir akan berlanjut hingga 5 Januari 2026. Perpanjangan ini diambil guna memastikan seluruh warga terdampak tertangani, terutama di wilayah yang masih terisolasi dan mengalami kerusakan infrastruktur berat.

Evaluasi Kondisi Lapangan

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Aceh Utara menekankan pentingnya akurasi data sebagai basis penanganan pascabencana. “Setelah 35 hari penanganan, kita harus memastikan data rumah rusak, fasilitas ibadah, dan sekolah yang terdampak benar-benar konkret. Jangan sampai ada warga yang terlewatkan dalam dokumen perencanaan perbaikan,” tegas Wakil Bupati.

Berdasarkan laporan di lapangan, Kecamatan Sawang menjadi salah satu wilayah paling terdampak dengan 7 desa mengalami kerusakan parah. Camat Sawang melaporkan adanya desa yang “hilang” serta minimnya ketersediaan tenda keluarga yang saat ini baru tersalurkan sebanyak 200 unit.

Baca Juga :  Penuh Keakraban dan Antusias Sambut Plt Kapus Syamtalira Bayu

Sementara di Kecamatan Tanah Jambo Aye (TJA), kebutuhan akan relawan kesehatan mendesak untuk ditingkatkan karena layanan medis baru menjangkau 30% dari total pengungsi.

Sinergi Lintas Sektoral

Guna mempercepat proses pemulihan, sejumlah instansi memberikan komitmen dukungan:

TNI & Polri: Menyiagakan armada pemadam kebakaran dan tangki air bersih untuk membersihkan material lumpur di sekolah dan sarana ibadah. Koordinasi antara Camat dan Danramil diperketat untuk mengatasi kendala sumber air di lapangan.

BNPB & BMKG: Melakukan pendampingan dalam pembukaan akses jalan dan terus memantau potensi cuah hujan yang menurut BMKG masih berpotensi terjadi dalam intensitas ringan hingga berat.

DPRK Aceh Utara: Meminta pemerintah memberikan perhatian khusus pada pemulihan mata pencaharian warga yang hilang akibat musibah ini agar ekonomi kerakyatan kembali bangkit.

Baca Juga :  Rutin Bagikan Nasi Kotak, Ipda Irvan Sambangi Tukang Becak dan Pedagang Kaki Lima

Aspek Legal dan Administrasi

Kejaksaan Negeri Aceh Utara mengingatkan bahwa setiap perpanjangan masa tanggap darurat harus memiliki kajian hukum yang kuat agar proses administrasi dan penggunaan anggaran tetap akuntabel. Hal ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk masuk ke tahap pemulihan (recovery) secara menyeluruh.

Kesimpulan Strategis Rapat:

Perpanjangan Status: Masa Tanggap Darurat resmi berlaku hingga 5 Januari 2026.

Validasi Data: Menginstruksikan Camat dan Geuchik untuk menghimpun data akurat terkait kerusakan fisik dan korban hilang.

Distribusi Logistik: Memastikan bantuan menembus wilayah yang sebelumnya terisolir, termasuk penyediaan tenda darurat tambahan.

Normalisasi Fasilitas Umum: Percepatan pembersihan jalan, sekolah, dan tempat ibadah dari sisa lumpur dan debu.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bersama-sama menjaga kondusivitas di lapangan demi kelancaran proses pemulihan. (H.Yos)

Berita Terkait

Kemenag Aceh Utara Pantau Pembelajaran Hari Pertama Pasca Banjir
Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Utara 
Pemkab Aceh Utara Percepat Penyusunan Dokumen R3P, Targetkan Finalisasi Data Pekan Depan
Berangsur Pulih, Pembersihan SMA Negeri 1 TJA Capai 45 Persen
Dzikir Bersama Warnai Peringatan HAB ke-80 di Aceh Utara
Yayasan Tionghoa & Pengusaha Kobolarasi Pemulihkan Aceh Bangkit  
PGMNI Aceh Utara Peduli, Ridwan : Perbedaan Masih Bersatu Dalam Kepedulian dan Kemanusiaan
Personel BKO Brimob Tuntaskan Pembersihan Sekolah Terdampak Banjir
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:12 WIB

Kemenag Aceh Utara Pantau Pembelajaran Hari Pertama Pasca Banjir

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:46 WIB

Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Utara 

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Aceh Utara Percepat Penyusunan Dokumen R3P, Targetkan Finalisasi Data Pekan Depan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:26 WIB

Berangsur Pulih, Pembersihan SMA Negeri 1 TJA Capai 45 Persen

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:36 WIB

Dzikir Bersama Warnai Peringatan HAB ke-80 di Aceh Utara

Berita Terbaru

Aceh Utara

Kemenag Aceh Utara Pantau Pembelajaran Hari Pertama Pasca Banjir

Selasa, 6 Jan 2026 - 00:12 WIB