Kronologi Meninggalnya Anak Usia 10 Tahun, Tenggelam di Krueng Keureuto

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban tenggelam 
berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh warga

Korban tenggelam berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh warga

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Peristiwa tragis kembali terjadi di Sungai Krueng Keureuto, tepatnya di Gampong Rawa, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, pada Ahad (09/02/2025), pukul 17.00 WIB. Seorang anak berusia 10 tahun bernama Farhan Maulana ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai tersebut. Korban merupakan anak dari pasangan Sopian (39) dan Amsiar (35) warga Gampong setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Syahrizal menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi ke sungai bersama adiknya, Muhammad Feri (7), pada pukul 16.45 WIB. Selain itu, di lokasi juga terdapat dua anak lainnya yang merupakan teman-teman korban.

“Saat itu, korban turun ke sungai untuk mandi. Namun, korban berenang terlalu ke tengah dan mencapai bagian yang lebih dalam. Hal ini menyebabkan korban kesulitan dan mulai tenggelam. Sempat meminta pertolongan, korban akhirnya tidak dapat menyelamatkan diri,” ungkap Kapolsek AKP Syahrizal.

Baca Juga :  Walidi Pimpin Dzikir Akbar Peringati 2 Dekade Damai Aceh, Abu Paya Pasie Isi Tausiyah

Lanjut Syahrial, melihat kejadian tersebut, adik korban segera berlari pulang untuk memberitahukan kepada orangtuanya. Sekira pukul 17.10 WIB, ayah korban bersama warga setempat langsung menuju ke sungai untuk melakukan pencarian. Setelah hampir satu jam pencarian, pada pukul 18.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah untuk dilakukan prosesi fardhu kifayah.

Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh orangtua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama saat bermain di sekitar sungai atau perairan yang berisiko.

Baca Juga :  Tim Ops Damai Cartenz Berhasil Evakuasi Jenazah Korban KKB

Kapolsek menyampaikan bahwa penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa. “Kepada para orangtua agar selalu mengawasi anak-anaknya ketika bermain di sekitar sungai atau tempat-tempat yang berisiko,” imbaunya.

Selain itu, perlu diberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya bermain di perairan yang dalam. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa di masa mendatang, ujar AKP Syahrizal.

Pihak kepolisian juga mendorong masyarakat untuk memberikan edukasi kepada anak-anak terkait keselamatan di lingkungan air serta segera bertindak jika melihat anak-anak bermain di lokasi yang berbahaya. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali dan keselamatan anak-anak tetap terjaga. (H.Yos)

Berita Terkait

Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh
Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat
Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga
Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat
Dusun Bidari Desa Lubok Pusaka Mulai Terang dengan Panel Surya 1300 Watt
Ketua DMI Pusat Bantu Masjid di Aceh Utara, Siapkan Ramadhan Pascabencana
Personel BKO Brimob Bersihkan Lumpur Pascabanjir di MTsS Seunuddon
PPI Aceh Utara Salurkan Donasi untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:36 WIB

Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:59 WIB

Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:00 WIB

Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:18 WIB

Dusun Bidari Desa Lubok Pusaka Mulai Terang dengan Panel Surya 1300 Watt

Berita Terbaru