Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Jenazah Saidah (49), warga Gampong Lhok Reudeup Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara berhasil ditemukan warga di area kebun milik warga di Gampong Biram Rayeuk, Rabu (25/03/2026) pagi. Korban di duga merupakan korban yang terseret arus banjir pada November 2025 lalu.
Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Sulaiman saat sedang berada di kebunnya. Ketika itu, ia melihat sesosok tubuh yang tersangkut di antara pepohonan di area kebun miliknya.
Menyadari hal tersebut, Sulaiman segera melaporkan temuan itu kepada Ismail selaku Tuha Peut Gampong Biram Rayeuk.
Setelah menerima laporan tersebut, kemudian Ismail meneruskan informasi itu kepada aparat gampong dan pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Petugas bersama warga setempat kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan temuan tersebut, sekaligus melakukan proses evakuasi.
Saat ditemukan, jenazah Saidah berada di antara pepohonan di kebun warga dan diduga kuat terbawa arus banjir besar yang melanda kawasan itu beberapa waktu lalu. Kondisi medan yang berlumpur dan dipenuhi genangan air sempat menyulitkan proses evakuasi, namun jenazah akhirnya berhasil dibawa keluar dari lokasi.
Geuchik Gampong Lhok Reudeup, Mawardi menyampaikan bahwa dengan ditemukannya Saidah, seluruh korban banjir dari desanya yang sebelumnya dinyatakan hilang kini telah ditemukan.
“Dari total 16 warga Gampong Lhok Reudeup yang menjadi korban banjir, Alhamdulillah hari ini semuanya sudah ditemukan,” ujar Mawardi.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah Saidah kemudian dibawa ke kampung halamannya di Lhok Reudeup untuk disemayamkan, dan selanjutnya dikebumikan secara layak oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat.
Peristiwa ini menambah duka mendalam bagi masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye, khususnya warga Lhok Reudeup, yang harus kehilangan belasan warganya akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Warga sangat berharap agar musibah serupa, dan berbagai bencana lainnya tidak terulang lagi di masa mendatang. Kepada semua keluarga korban senantiasa diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. (H.Yos)
















