JASA Bireuen Ingatkan, Stop Provokasi Resahkan Masyarakat Sedang di Landa Musibah Besar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JASA Bireuen, Tgk Muliadi SH, mengingatkan seluruh pihak agar lebih bijaksana dalam menyampaikan informasi di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri setelah banjir besar melanda Aceh. Sabru 17/01/2025.

Ketua JASA Bireuen, Tgk Muliadi SH, mengingatkan seluruh pihak agar lebih bijaksana dalam menyampaikan informasi di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri setelah banjir besar melanda Aceh. Sabru 17/01/2025.

Bireuen I Atjeh Terkini.id- Ketua Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Bireuen, Tgk Muliadi SH, mengingatkan seluruh pihak agar lebih bijaksana dalam menyampaikan informasi di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri setelah banjir besar melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat selama hampir dua bulan terakhir.

Menurutnya, fase pascabencana saat ini merupakan masa yang sangat rawan munculnya polemik, mulai dari kekurangan pangan, kebutuhan rumah yang belum siap, hingga berbagai persoalan sosial lain yang muncul akibat kerusakan luas. Karena itu, ia meminta para tokoh gampong, aparatur desa, dan semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif maupun menimbulkan

keresahan di tengah masyarakat.

Tgk Muliadi menegaskan, bencana kali ini bukan bencana kecil yang bisa ditangani seketika. Kerusakan infrastrukur, kebutuhan bantuan logistik, dan perbaikan rumah warga membutuhkan waktu serta perencanaan matang.

Baca Juga :  Sempat Miskomunikasi Dengan Kasatlantas, Ketua AJI Bireuen: Masalahnya Sudah Clear

“Ini bencana besar, kerusakan menyeluruh. Proses pemulihan tidak segampang membalik telapak tangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa baik keuchik maupun bupati membutuhkan dukungan anggaran yang memadai untuk bergerak. Banyak program pemulihan sangat bergantung pada alokasi dana dari pemerintah pusat.

“Sekeras dan sehebat apa pun bupati dan keuchik bekerja, kalau anggarannya belum mencukupi, tetap sulit. Semua sangat tergantung pusat,” ujarnya.

Peringatan Terkait Isu Bantuan Logistik

Salah satu bentuk provokasi berbahaya, kata Tgk Muliadi, adalah mengajak warga datang dan menuntut bantuan ke BPBD dengan dalih bahwa “bantuan banyak dan semua masyarakat punya hak”.

Baca Juga :  Saksi Mata, Begini Kronologis Tabrakan Maut di Cot Gapu Rengut Dua Nyawa

Menurutnya, informasi seperti itu sangat berpotensi memicu kekacauan, kekecewaan, bahkan pertengkaran antarwarga.

“Ini bahaya. Bantuan itu terbatas dan diprioritaskan hanya untuk gampong yang benar-benar terdampak. Tidak semua desa punya jatah yang sama,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa distribusi bantuan sudah mengikuti standar, data, dan hasil verifikasi lapangan.

Tgk Muliadi berharap seluruh pemangku kebijakan—termasuk aparatur gampong, tokoh masyarakat, relawan, dan lembaga kemanusiaanbisa menjaga komunikasi publik secara baik dan tidak memanfaatkan keadaan untuk kepentingan pribadi, politik, atau kelompok.

“Saya mengajak para pihak jangan jadi provokator. Fokus kita adalah membantu korban, bukan membuat masalah baru,” katanya.

Ia menegaskan bahwa ketenangan masyarakat sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses bantuan dan pemulihan. (**).

Berita Terkait

MDMC Ambil Langkah Cepat Bantu 48 Hundar dan 1 Unit Madrasah di Pedalaman Bireuen
Pencak Silat Asah Psikomotorik Siswa Muhammadiyah Boarding School Bireuen
Pemkab Bireuen Peringati Isra Mi’raj dengan Zikir dan Tausiyah
Media Peduli Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Bencana di Gampong Krueng Beukah
Baitul Mal Kabupaten Bireuen Salurkan Zakat dan Infaq Rp13,78 Miliar
Geruduk DPRK Bireuen, Puluhan Petugas BPBD Pinta Klarifikasi Penumpukan Bantuan
Tim PerMaTA Bersihkan 26 Sumur Umum Pasca Banjir 
Kenaikan Biaya Admin, Konsumen Mandala Bireuen Kecewa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:30 WIB

JASA Bireuen Ingatkan, Stop Provokasi Resahkan Masyarakat Sedang di Landa Musibah Besar

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:13 WIB

MDMC Ambil Langkah Cepat Bantu 48 Hundar dan 1 Unit Madrasah di Pedalaman Bireuen

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:12 WIB

Pencak Silat Asah Psikomotorik Siswa Muhammadiyah Boarding School Bireuen

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Bireuen Peringati Isra Mi’raj dengan Zikir dan Tausiyah

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:32 WIB

Media Peduli Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Bencana di Gampong Krueng Beukah

Berita Terbaru

Aceh Selatan

Jaga Ketahanan Pangan, BUMG Pulo Kambing Perlahan Berkembang

Sabtu, 17 Jan 2026 - 08:10 WIB