Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengungkapkan rahasia di balik kesepakatan perdamaian Aceh antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia pada 2005 silam”

Aceh Utara I Atjeh Terkini.id- Dalam sebuah acara penyerahan bantuan kemanusiaan PMI kepada Pemerintah Aceh di Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin 12/01/2026.

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengungkapkan rahasia di balik kesepakatan perdamaian Aceh antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia pada 2005 silam.

Mualem, Gubernur Aceh, memainkan peran krusial dalam mencapai perdamaian tersebut. Jusuf Kalla memuji kemampuan Mualem dalam mengendalikan situasi di lapangan.

“Siapa yang pegang senjata, itu yang paling penting. Walaupun di atas mau, tapi kalau panglima (Mualem) tidak mau, itu susah,” ujar Jusuf Kalla.

Baca Juga :  Ratusan Jamaah Padati Masjid Baitul Mukhlisin Sampoyniet Baktiya Barat

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa ia harus berkomunikasi langsung dengan Mualem, yang saat itu menjadi pimpinan GAM di Aceh. “Saya tahu komandannya, panglimanya. Jadi kenyataannya yang pertama saya mesti hubungi panglima,” katanya.

Namun, upaya tersebut tidak mudah. Jusuf Kalla kemudian mendapat informasi bahwa Mualem sangat mendengar nasihat ibundanya. Atas informasi itu, ibunda Mualem diundang ke Jakarta oleh mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh, sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi menuju perdamaian.

Jusuf Kalla mengenang, komunikasi intens dengan Mualem berlangsung lama dan penuh ketegangan. “Lebih dari satu jam saya bicara. HP saya sampai panas, baterai habis,” katanya. Namun dari komunikasi itulah, kesepahaman untuk berdamai mulai terbangun.

Baca Juga :  SMKN 1 Baktiya Barat Gelar Maulid, Bupati Aceh Utara Ajak Teladani Rasulullah

Mualem dinilai Jusuf Kalla sebagai pemimpin yang kuat dan disiplin, baik terhadap bawahannya maupun terhadap struktur pimpinan GAM di luar negeri. “Mualem adalah kunci perdamaian Aceh yang tak terlupakan,” tambahnya.

Perdamaian Aceh yang dicapai pada 2005 silam tersebut membawa dampak positif bagi masyarakat Aceh, antara lain:
Mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung selama puluhan tahun Membuka akses bagi pembangunan dan investasi di Aceh Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh

Dengan demikian, peran Mualem dalam perdamaian Aceh akan selalu diingat sebagai contoh kepemimpinan yang kuat dan bijak. (**).

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye
Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat
Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga
Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat
Dusun Bidari Desa Lubok Pusaka Mulai Terang dengan Panel Surya 1300 Watt
Ketua DMI Pusat Bantu Masjid di Aceh Utara, Siapkan Ramadhan Pascabencana
Personel BKO Brimob Bersihkan Lumpur Pascabanjir di MTsS Seunuddon
PPI Aceh Utara Salurkan Donasi untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:00 WIB

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:36 WIB

Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:59 WIB

Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:00 WIB

Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat

Berita Terbaru

Aceh Utara

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:00 WIB