BKMT Ajak Wanita Jadikan Sholat Sebagai Kebutuhan, Bukan Hanya Kewajiban

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil | Atjeh Terkini Id – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) melalui ketuanya, Hj Umi Maimah, mengajak kaum perempuan untuk menjadikan sholat sebagai kebutuhan di keseharian, bukan hanya sebagai kewajiban.

Ajakan ini terasa sangat mendasar, sebagai kado istimewa turunnya perintah ibadah sholat 50 waktu, disederhanakan 5 waktu sehari semalam sebagai penghambaan diri kepada Sang Maha Khalik, dalam peristiwa seperempat malam Isra wal Mi’rajnya nabi Muhammad SAW kala itu.”Mari jadikan sholat sebagai kebutuhan kita bukan hanya kewajiban, “

Pernyataan ini disampaikan Hj. Umi Maimah Hamzah, ketua BKMT, Jumat, (16/1/2026), pada pengajian akbar yang dirangkai dalam peringatan Isra mi’raj nabi Muhammad SAW 1447 H dan Milad BKMT ke-54 di pendapa wakil bupati Aceh Singkil, desa Pulo Sarok,

Baca Juga :  GAMAS Menduga Hak Guna Usaha PT Nafasindo Sudah Kadaluwarsa 

Hj, Umi, juga mengharapkan agar peran dan kontribusi kaum perempuan yang tergabung dalam BKMT dapat lebih ditingkatkan lagi di masa-masa mendatang dalam membina umat, khususnya kaum wanita.

“Kita di majelis ini dituntut dapat meningkatkan iman, ilmu, dan akhlakul karimah. Disamping sebagai cerminan masa depan anak-anak yang berakhlak untuk Aceh Singkil, kedepan menjadi lebih baik, ” ucap Hj, Umi, yang juga nyonya wabup Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman ini.

BKMT sambung Hj Umi Maimah, harus selalu konsisten selaku organisasi perempuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat ukhuwah serta mendorong peranan aktif perempuan dalam pembangunan umat dan daerah.

Baca Juga :  Jembatan Sidorejo - Suka Makmur Aceh Singkil akan Segera di Bangun

Sementara, ustadz Umma Abidin, dalam tausiyahnya lebih menitikberatkan pada perkara salam dalam rukun sholat.

Menurutnya bacaan salam dalam sholat punya kaedah relijius, salam harus bisa menebar kebaikan kepada sekeliling baik jiran, tetangga, bahkan tempat tinggal sekitar.

“Makna salam ke kanan dan kiri diakhir ibadah sholat harus bisa diimplementasikan menjadi pembawa keberkahan. Intinya, usai pelaksanaan sholat kedamaian hati dan kerukunan antar sesama umat dapat dicapai, ” jelasnya.

Usai acara, Hj, Umi Maimah, didampingi wabup Hamzah Sulaiman, berkenan menyantuni beberapa anak yatim yang berhadir(Aiyub Bancin)

Berita Terkait

Ketua DPC-LAKI : TPHP TA 2025 Jangan Asal Teken, Inspektorat dan BPK Perketat Pengawasan
AMPAS Soroti Restorative Justice Kasus Kematian di PT Delima Makmur Aceh Singkil
GAMAS Menduga Hak Guna Usaha PT Nafasindo Sudah Kadaluwarsa 
Sekjen ALAMP AKSI Desak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil Tinjau Ulang Rencana Bimtek 
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes di PT Socfindo Lae Butar Tuntut 9 Poin 
Saripuddin No Urut (3) Unggul Terpilih Imum Mukim Gosong Telaga 2025
Diduga Main Mata Oknum Inspektorat dan Kades Ladang Bisik 
Yakarim Munir : Uang Rp250 Juta, Masukan Alat Berat Masuk Lokasi Objek Lahan Plasma
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:34 WIB

BKMT Ajak Wanita Jadikan Sholat Sebagai Kebutuhan, Bukan Hanya Kewajiban

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:10 WIB

Ketua DPC-LAKI : TPHP TA 2025 Jangan Asal Teken, Inspektorat dan BPK Perketat Pengawasan

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:16 WIB

GAMAS Menduga Hak Guna Usaha PT Nafasindo Sudah Kadaluwarsa 

Jumat, 21 November 2025 - 19:41 WIB

Sekjen ALAMP AKSI Desak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil Tinjau Ulang Rencana Bimtek 

Kamis, 20 November 2025 - 17:32 WIB

Ratusan Warga Gelar Aksi Protes di PT Socfindo Lae Butar Tuntut 9 Poin 

Berita Terbaru

Aceh Selatan

Jaga Ketahanan Pangan, BUMG Pulo Kambing Perlahan Berkembang

Sabtu, 17 Jan 2026 - 08:10 WIB