Bireuen | Atjeh Terkini.id – Pasca banjir yang melanda Kecamatan Matang Peusangan, Kabupaten Bireuen, sabtu(10/1/2026), tim PerMaTA (Persaudaraan Masyarakat Tionghoa Aceh) turun tangan membersihkan 26 sumur fasilitas umum yang tersebar di empat desa. Mereka bekerja keras untuk menguras dan membersihkan sumur-sumur yang tertimbun lumpur tebal.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi warga yang baru saja terdampak bencana, Banjiran bandang kata Aky, Ketua Koordinator kegiatan. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama.”
Aky juga mengapresiasi Mr. Edi Yung dan timnya yang telah bekerja tanpa lelah demi membantu masyarakat. “Terima kasih kepada Pak Sumitro dari Blangpidie dan Pak Kienku dari Bireuen yang telah mendukung penuh peralatan untuk kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Aky, aksi sosial ini sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. “Semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat, dan ini adalah contoh yang baik,” tutupnya.
Dengan aksi sosial ini, diharapkan masyarakat dapat kembali memiliki akses air bersih dan dapat melanjutkan kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi komunitas lainnya untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.(Mega)












