Zakat Produktif Dongkrak Pendapatan Penjahit di Aceh hingga 50%

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Atjeh Terkini-  Baitulmal.acehprov.go.id – Tim dari Baitul Mal Aceh (BMA) melakukan wawancara untuk Kajian Dampak Zakat Produktif (KDZ) terhadap mustahik penerima bantuan BMA pada tanggal 28 Oktober 2024. Program ini merupakan kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang bertujuan untuk mengkaji dampak penyaluran zakat, minimal enam bulan setelah penyaluran dilakukan.

Salah satu mustahik yang dikunjungi, Anita Ajirna (37), menerima bantuan sebesar Rp 5 juta untuk usaha menjahitnya. Ia mengungkapkan bahwa zakat produktif yang diterimanya telah meningkatkan pendapatannya hingga 50 persen.

Baca Juga :  Ketua DPR Aceh Diminta Jadi ‘Pendingin’ Jelang Meugang

Sebelumnya, Anita hanya mendapatkan pesanan dari tetangga menjelang hari raya, namun kini ia telah menerima pesanan tambahan seperti seragam Taman Kanak-kanak, bridesmaid, dan vermak jeans pria. Dukungan mesin berkualitas yang diperolehnya berkat bantuan modal dari BMA juga sangat berperan dalam peningkatan usahanya.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan modal dari BMA, sehingga saya bisa membeli mesin yang jauh lebih bagus dan bisa menerima pesanan lebih banyak dan beragam,” kata Anita.

Juliani, surveyor KDZ, menjelaskan bahwa sampel data yang diambil untuk kajian ini berjumlah 100 mustahik, yang terlibat dalam empat program produktif BMA: Program Bantuan Ultra Mikro, Zakat Family Development (ZFD), Muallaf Berdaya, dan Modal Usaha Individu, yang tersebar di seluruh Aceh.

Baca Juga :  Bupati Al-Farlaky Terima Serambi Ekraf Award 2025

“Kajian ini tidak hanya melihat dampak ekonomi mustahik, tetapi juga mengevaluasi dampak spiritual, kesehatan, dan pendidikan mustahik,” tambah Juliani.

BMA berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas program zakat produktif dan memastikan bahwa bantuan yang diberikan memberikan dampak yang signifikan bagi penerima. (**)

Berita Terkait

Bupati Aceh Singkil Lantik 13 Imeum Mukim dan 27 Kepala Kampung
Walikota Langsa dan Ketua DPRK Perjuangkan Nasib Honorer yang Tidak Lulus PPPK
Sebelumnya Senin, Pelantikan PPPK Paruh Waktu Ditunda
Dapat Nilai “Kualitas Tinggi” dari Ombudsman RI, Begini Kata Walikota Langsa
Walikota Langsa Terima Penghargaan UHC Kategori Madya dari BPJS Kesehatan
Walikota Langsa akan Lantik 1.352 PPPK Paruh Waktu Senin Mendatang 
Pebruari 2026 OPD Dirampingkan, Begini Kata Walikota Langsa 
Pemko Langsa Terima Tambahan Dana TKD untuk Percepatan Pemulihan Pasca Bencana
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:46 WIB

Bupati Aceh Singkil Lantik 13 Imeum Mukim dan 27 Kepala Kampung

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:44 WIB

Sebelumnya Senin, Pelantikan PPPK Paruh Waktu Ditunda

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:38 WIB

Dapat Nilai “Kualitas Tinggi” dari Ombudsman RI, Begini Kata Walikota Langsa

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:15 WIB

Walikota Langsa Terima Penghargaan UHC Kategori Madya dari BPJS Kesehatan

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:19 WIB

Walikota Langsa akan Lantik 1.352 PPPK Paruh Waktu Senin Mendatang 

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Singkil Lantik 13 Imeum Mukim dan 27 Kepala Kampung

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:46 WIB

Kota Banda Aceh

Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:45 WIB