Suka Makmur | Atjeh Terkini.id – Tumpukan sampah di kawasan Pasar Simpang 4, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Sampah yang menggunung di pinggir jalan pasar menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu aktivitas masyarakat, pedagang, serta pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan berbagai jenis sampah, mulai dari limbah rumah tangga, plastik, hingga sisa aktivitas pasar, menumpuk tanpa penanganan maksimal. Kondisi tersebut semakin parah saat cuaca panas, karena aroma menyengat menyebar hingga ke lingkungan sekitar dan dikeluhkan warga.
Ketua Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA), Teuku Laksamana, mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan tersebut.
“Persoalan sampah ini tidak boleh dianggap sepele. Pasar adalah pusat aktivitas masyarakat, sehingga kebersihannya harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Kami mendesak Bupati Nagan Raya segera memerintahkan dinas terkait untuk menuntaskan persoalan ini secara cepat dan terukur,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, tidak hanya merusak pemandangan kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan akibat lingkungan yang tidak higienis.
Ia menilai, lemahnya sistem pengangkutan sampah serta minimnya pengawasan menjadi faktor utama permasalahan tersebut terus terjadi.
“Jangan sampai masyarakat menilai pemerintah lamban dalam urusan kebersihan. Sampah yang menumpuk dan bau menyengat ini menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap kinerja dinas terkait,” tambahnya.
LANA berharap pemerintah daerah segera menurunkan armada pengangkut sampah secara rutin serta menata lokasi tempat pembuangan sementara (TPS), agar kawasan pasar kembali bersih, sehat, dan nyaman.
“Harapan kita, Bupati dapat bertindak cepat terhadap persoalan ini, termasuk menambah titik penampungan sampah di wilayah tersebut,” tutupnya.(**)
















