Banda Aceh l Atjeh Terkini.Id- Masyarakat Aceh menaruh harapan besar pada Gubernur H. Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, agar lebih jeli dalam menentukan calon Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUdZA) Banda Aceh Kedepan.
Informasi yang beredar luas menyebutkan bahwa Almuniza Kamal, S.STP, akan mengisi posisi jabatan yang ditinggal kan oleh Direktur Utama RSUdZA dr. Isra Firmansyah, sebelumnya.
Kabar ini sontak memicu tanda tanya di berbagai kalangan masyarakat.
Publik berharap Mualem menunjukkan ketelitian ekstra dalam memilih sosok yang tepat untuk memimpin RSUdZA. Rumah sakit ini adalah garda terdepan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh.
Banyak pihak menekankan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat terwujud jika ditangani oleh individu yang benar-benar ahli di bidangnya. Kompetensi dan pengalaman di sektor kesehatan menjadi kunci utama.
Kekhawatiran muncul karena latar belakang pendidikan Almuniza Kamal sebagai lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai kompetensinya dalam mengelola rumah sakit yang kompleks.
Penempatan pejabat yang tidak sesuai dengan bidang keahlian dapat membawa dampak buruk bagi pelayanan kesehatan di masa depan. Efisiensi dan efektivitas pelayanan bisa terancam.
Situasi ini bertentangan dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Pasal 184 secara eksplisit menyatakan bahwa struktur organisasi rumah sakit harus terdiri dari tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga profesional yang memiliki kompetensi manajemen rumah sakit.
Oleh karena itu, publik berharap Gubernur Muzakir Manaf dapat mempertimbangkan dengan seksama semua aspek sebelum membuat keputusan akhir. Ketelitian dalam memilih Dirut RSUdZA akan menentukan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh di masa mendatang. (DK)












