Lhokseumawe| Atjeh Terkini.id – Polres Lhokseumawe bersama BKO Brimobda Kaltim melaksanakan kegiatan gotong royong (gotroy) pembersihan pasca banjir di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 21 Aceh Utara, Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Ahad (01/02/2026).
Kegiatan pembersihan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap fasilitas pendidikan yang terdampak banjir. Seluruh area halaman madrasah hingga ruang kelas dibersihkan dari lumpur dan material sisa banjir agar madrasah dapat segera difungsikan kembali.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H, Danki BKO 4 Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim AKP Elan Suherlan, S.H, Kasat Samapta Polres Lhokseumawe AKP Jufri, S.E, KBO Sat Intelkam Iptu J. Ritonga, Wadanki BKO I Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim Ipda Ayub Syahwal, S.Ak, Danton BKO Brimob Polda Kaltim Ipda Royken, serta personel Polres Lhokseumawe, Brimob Kaltim, dan Polsek Sawang.
Dalam pelaksanaan gotong royong tersebut, personel menggunakan berbagai peralatan korve seperti kereta sorong, cangkul, sekop, dan perlengkapan lainnya guna membersihkan lumpur pasca banjir yang menggenangi halaman madrasah dan ruangan kelas.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, SH., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan madrasah pasca banjir ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan fasilitas pendidikan.
Menurutnya, kehadiran personel Polres Lhokseumawe bersama BKO Brimobda Kaltim bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan pasca banjir agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan tidak terganggu terlalu lama.
Kabag Ops juga menegaskan bahwa Polres Lhokseumawe akan terus bersinergi dengan instansi terkait serta masyarakat dalam penanganan pasca bencana, sekaligus memastikan penanganan dampak banjir terhadap warga dan fasilitas umum berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, kondisi MIN 21 Aceh Utara kini telah bersih dan siap digunakan kembali. (H.Yos)















