Polemik Tapal Batas Memanas, Mantan Panglima GAM Ingatkan Nagan Raya Jangan Asal Klaim

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat | Atjeh Terkini.id – Polemik tapal batas antara Kecamatan Pante Ceureumen (Aceh Barat) dan Kecamatan Seunagan Timur (Nagan Raya) kian memanas.

Panglima Buyong, mantan Panglima GAM Sagoe Dua Pante Ceureumen, dengan tegas memperingatkan para tokoh di Nagan Raya agar tidak sembarangan mengklaim wilayah perbatasan.

“Jangan asal klaim. Batas itu jelas, jalan PT RGM adalah garis pemisah. Air yang jatuh ke Krung Kila masuk ke wilayah Nagan, sedangkan air yang jatuh ke Krung Bajikan adalah wilayah Pante Ceureumen, Aceh Barat,” tegas Panglima Buyong, Senin (22/9/2025).

Baca Juga :  Empat Tersangka Sabu Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Selatan

Menurutnya, penyelesaian sengketa tapal batas tidak bisa dilakukan dengan opini sepihak. “Alangkah baiknya tokoh Nagan Raya dan tokoh Aceh Barat sama-sama turun ke lokasi. Jangan hanya bicara dari jauh lalu memicu perdebatan yang bisa berujung konflik,” ujarnya.

Baca Juga :  Meriah! 350 Pemancing Ramaikan Bhayangkara Fishing Tournament di Aceh Barat

Ia menambahkan, para mantan kombatan lebih memahami medan dan kondisi hutan di kawasan tersebut. “Karena kawasan hutan itu dulu tempat kami hidup. Kami lebih tahu persis di mana batas-batasnya,” ungkapnya.

Panglima Buyong mendesak pemerintah daerah di kedua kabupaten segera turun tangan memfasilitasi pertemuan dan peninjauan bersama, agar persoalan tapal batas tidak berkembang menjadi masalah sosial yang lebih besar.(**)

Berita Terkait

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum
Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan
Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet
LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam
Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma
Usai Salurkan Bantuan, PEMA UTU : Kerusakan Ekologis Aceh Barat Tak Bisa Diabaikan
Akibat Banjir Gampong Sikundo Pante Ceureumen Aceh Barat Terisolasi 
Polres Aceh Barat Tertibkan Penjual BBM Eceran dan Pangkalan Elpiji Langgar HET
Berita ini 553 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:39 WIB

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:52 WIB

LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam

Senin, 15 Desember 2025 - 16:30 WIB

Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB