Langsa | Atjeh Terkini.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa mendapatkan ekskavator mini (Beko Mini) guna memperkuat pelayanan kemanusiaan bagi warga berdampak banjir di kota Langsa. Unit ini merupakan hibah dari PMI Pusat melalui PMI Provinsi Aceh, Senin (12/1/2026).
Bendahara PMI Kota Langsa, Ngatiman S.Pd usai menerima ekskavator mini dari via pengiriman barang, pada media mengatakan, bahwa kehadiran alat berat ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Kota Langsa.
“Ekskavator mini tersebut dirancang khusus untuk mempermudah mobilisasi di medan yang sempit, seperti pembersihan saluran drainase yang tersumbat guna mencegah banjir, hingga evakuasi material pascabencana yang sulit dijangkau kendaraan besar,” ujar Ngatiman.
Ngatiman menambahkan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus dukungan nyata dari Pusat dan Provinsi terhadap dedikasi relawan di daerah.
“Dengan adanya alat ini, PMI Kota Langsa berkomitmen untuk bergerak lebih cepat dan efisien dalam merespons panggilan kemanusiaan serta dapat membantu program Pemerintah Kota Langsa dalam pemeliharaan lingkungan,” jelas Ngatiman yang juga sebagai Ketua Fraksi PAN di DPRK Langsa.
Ini bukan sekadar bantuan alat, Lanjut Ngatiman, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal bagi masyarakat Langsa.
Segenap Pengurus, Staf, dan Relawan PMI Kota Langsa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada: Bapak Dr. (H.C.) H. Muhammad Jusuf Kalla Ketua Umum PMI Pusat dan Bapak Murdani Yusuf Ketua PMI Provinsi Aceh, atas bantuan Satu Unit Ekskavator Mini (Beko Mini) yang telah diberikan kepada PMI Kota Langsa.
Bantuan ini sangat berarti bagi PMI Kota Langsa dalam meningkatkan kapasitas pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana di wilayah Kota Langsa.
Dukungan Bapak senantiasa menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengabdi demi kemanusiaan dengan semangat “Siamo Tutti Fratelli”.
“Semoga Bapak senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam memimpin PMI serta terus menjadi inspirasi bagi gerakan kemanusiaan di Indonesia,” pungkas Ngatiman.(**)












