Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Bagi Siswa

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

poto IST Sekilasaceh

poto IST Sekilasaceh

Banda Aceh | Atjeh Terkini.id- Pemerintah Aceh memberlakukan jam malam bagi siswa di negeri serambi Mekkah itu. Pemberlakuan itu dilakukan mengingat tingginya kenakalan siswa di jalanan pada malam hari meski di hari-hari sekolah.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.8/5936 Tahun 2025 tentang pengendalian aktivitas murid di malam hari yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis, Senin (5/5/2025).

Edaran itu dikeluarkan sebagai bentuk perhatian serius Pemerintah Aceh untuk mencegah kenakalan remaja yang sering terjadi pada larut malam. Tujuannya, sekaligus meningkatkan kualitas akademik, vokasi, dan pembentukan karakter murid, terutama di jenjang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.

Baca Juga :  PC IBI Kota Banda Aceh Mengadakan Penyeluhan Kesehatan "Penting" Vaksin HPV Anak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis menyampaikan bahwa waktu malam harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh murid untuk kegiatan yang bermanfaat dan istirahat cukup.

Ini merupakan upaya konkret dalam menumbuhkan kebiasaan hidup teratur, sesuai dengan nilai-nilai agama dan amanat Qanun Aceh tentang penyelenggaraan pendidikan serta kebijakan nasional tentang penguatan karakter.

“Dorongan kepada orangtua untuk memastikan anak-anak mereka tidak berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB kecuali untuk kepentingan yang mendesak dan tetap didampingi,” ujarnya.

Dia juga meminta orangtua juga diimbau berinteraksi dengan anak-anak secara hangat dan terlibat dalam kegiatan malam yang positif, seperti belajar atau diskusi keluarga. Kepala satuan pendidikan pun diminta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tentang pola asuh remaja di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Ketua PWM : Wisudawan Muhammadiyah Harus Menjadi Cahaya bagi Aceh dan Bangsa

Marthunis menambahkan, seluruh kepala cabang dinas pendidikan di wilayah kabupaten/kota diminta membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, camat, hingga aparatur gampong/desa dan lembaga terkait lainnya untuk bersama-sama mengawasi aktivitas siswa di malam hari.

“Sosialisasi yang masif diharapkan bisa membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung gerakan ini,” ujar Marthunis. Ist Sekilasaceh (*).

Berita Terkait

Sambangi MIN 14 Aceh Utara Pascabencana Banjir, Polisi Semangati Murid dan Edukasi
Audiensi Pengurus PWI Aceh, BPMA Siap Bekerjasama untuk Peningkatan Kapasitas Wartawan
DPD PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Bencana Banjir Aceh  
Perpecahan Guncang IMAPPESBAR, Mosi Tidak Percaya PLT Agim Jipima
Ketua PWM : Wisudawan Muhammadiyah Harus Menjadi Cahaya bagi Aceh dan Bangsa
Pantau Belajar Mengajar Pasca Banjir, Mendiknas Kunjungi SD 2 Muhammadiyah
HAB ke 80 Kemenag, Rektor IAIN Langsa Serahkan Penghargaan Penulis Jurnal
Peduli Korban Bencana Alam Warga Kota Banda Aceh Tidak Rayakan Tahun Pesta Pora Petasan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:52 WIB

Sambangi MIN 14 Aceh Utara Pascabencana Banjir, Polisi Semangati Murid dan Edukasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:10 WIB

Audiensi Pengurus PWI Aceh, BPMA Siap Bekerjasama untuk Peningkatan Kapasitas Wartawan

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:12 WIB

DPD PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Bencana Banjir Aceh  

Senin, 12 Januari 2026 - 19:55 WIB

Perpecahan Guncang IMAPPESBAR, Mosi Tidak Percaya PLT Agim Jipima

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:58 WIB

Ketua PWM : Wisudawan Muhammadiyah Harus Menjadi Cahaya bagi Aceh dan Bangsa

Berita Terbaru

Aceh Utara

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:00 WIB