Aceh Selatan | Atjeh Terkini.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memastikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi warga korban kebakaran ditangani secara cepat dan tepat, Rabu, (07/01/ 2026).
Hal tersebut ditegaskan Plt Bupati Aceh Selatan melalui Disdukcapil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran di desa Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara.
Kepala Disdukcapil Aceh Selatan Masriadi S.STP.,M.Si menyampaikan bahwa seluruh dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat kebakaran, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga dokumen penting lainnya, sudah diproses tanpa prosedur yang berbelit-belit serta sudah kami serahkan kepada pihak korban
“Kami memastikan korban kebakaran mendapatkan layanan adminduk secara cepat. Masyarakat tidak perlu khawatir, pemerintah hadir untuk membantu, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar Masriad, S.STP., M.Si.
Plt Bupati Aceh Selatan menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan jajaran terkait, khususnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), untuk turun langsung ke lapangan melakukan pendataan serta membuka layanan jemput bola bagi warga terdampak.
Langkah cepat ini dinilai penting agar para korban dapat segera kembali mengurus berbagai keperluan administratif, termasuk akses bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan lainnya yang mensyaratkan dokumen kependudukan.
Masriadi,S.STP.,M.Si juga mengimbau masyarakat yang terdampak Musibah agar segera melapor kepada perangkat desa atau petugas Disdukcapil, sehingga proses penerbitan ulang dokumen dapat segera dilakukan karena bersifat darurat.
Dengan adanya respons cepat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap dapat meringankan beban korban kebakaran serta memastikan hak-hak administrasi kependudukan masyarakat tetap terpenuhi.
Masyarakat yg terdampak korban kebakaran menyambut baik langkah strategis Pemda ini, mereka juga bingung dengan kondisi dokumen penting habis dilalap api di iringi kondisi psikis yang belum stabil, kehadiran Disdukcapil cukup membantu secara moral, sehingga beban masyarakat cukup berkurang untuk sementara waktu (Khairul Miza)
















