LANA Kecam Razia Plat BL di Sumut: Gubernur Aceh Jangan Diam Saja

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA) mengecam keras razia kendaraan berplat BL yang dilakukan aparat di wilayah Sumatera Utara. Razia itu dinilai sarat diskriminasi dan diwarnai pungutan liar (pungli) terhadap pengendara asal Aceh.

Ketua Umum LANA, Teuku Laksamana, menyebut tindakan aparat di Sumut telah mencederai marwah masyarakat Aceh. Menurutnya, plat BL adalah identitas resmi negara sehingga tidak bisa dijadikan alasan untuk memperlakukan pemilik kendaraan bak pelaku kriminal.

Baca Juga :  Buket Teungkorak Semara Juara Turnamen Bola Kaki HUT ke-80 RI di Pante Ceureumen

“Ini jelas bentuk pelecehan terhadap rakyat Aceh. Jangan biarkan plat BL jadi alasan rakyat diperas dan diperlakukan semena-mena. Kalau Gubernur Aceh diam saja, sama artinya membiarkan warganya jadi korban pungli dan diskriminasi,” tegas Teuku Laksamana, Minggu (28/9/2025).

LAA mendesak Gubernur Aceh segera turun tangan dengan mengambil tiga langkah cepat:

Menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna plat BL di seluruh wilayah Indonesia.

Melindungi rakyat Aceh dari praktik pungli yang marak terjadi di Sumut dengan dalih razia kendaraan.

Baca Juga :  1508 Warga Fakir, Miskin Terima Zakat, Infaq dan Sedakah dari Pemkab Aceh Barat

Membuka layanan pengaduan resmi agar masyarakat berani melapor setiap kali mengalami perlakuan diskriminatif di jalan raya.

LANA mengingatkan, jika persoalan ini dibiarkan, keresahan masyarakat Aceh bisa semakin meluas dan berpotensi memicu ketegangan antarwilayah.

“Jangan sampai rakyat Aceh merasa terbuang di negeri sendiri hanya karena plat BL. Gubernur Aceh harus buktikan kepemimpinannya dengan melindungi rakyat,” pungkas Teuku Laksamana.(**)

Berita Terkait

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum
Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan
Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet
LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam
Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma
Usai Salurkan Bantuan, PEMA UTU : Kerusakan Ekologis Aceh Barat Tak Bisa Diabaikan
Akibat Banjir Gampong Sikundo Pante Ceureumen Aceh Barat Terisolasi 
Polres Aceh Barat Tertibkan Penjual BBM Eceran dan Pangkalan Elpiji Langgar HET
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:39 WIB

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:52 WIB

LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam

Senin, 15 Desember 2025 - 16:30 WIB

Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma

Berita Terbaru

Aceh Utara

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:00 WIB