Aceh Selatan | Atjeh Terkini.id – Ketua Umum Barisan Muda Aceh Selatan, Muhammad Arhas menyayangkan belum terealisasinya pembangunan rumah dhuafa Tahun Anggaran 2025 di Aceh Selatan.
Program yang direncanakan Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan ini terancam gagal karena waktu yang sangat terbatas dan kondisi cuaca yang buruk.
“Pembangunan rumah dhuafa ini sangat penting bagi masyarakat dhuafa di Aceh Selatan. Namun, dengan waktu yang tersisa hanya 21 hari, sangat tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembangunan ini,” ujar Arhas, Selasa (2/12/2025).
Arhas juga menyoroti beberapa faktor yang memperburuk situasi, seperti kelangkaan BBM, pemadaman listrik, kenaikan harga material, dan dampak bencana banjir dan longsor.
“Ini sangat berisiko dan dapat menyebabkan kegagalan dan masalah hukum. Kami meminta Baitul Mal Aceh Selatan untuk mempertimbangkan kembali dan tidak memaksakan pelaksanaan pembangunan rumah dhuafa ini,” tambah Arhas.
Arhas juga mengingatkan bahwa kegagalan pembangunan rumah dhuafa ini akan sangat merugikan masyarakat dhuafa dan menurunkan kepercayaan masyarakat untuk berzakat di Baitul Mal.(Khairul Miza)












