Ketua IWO Aceh Selatan: Jangan Nodai Profesi Jurnalis dengan Isu Murahan!

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan | Atjeh Terkini.id — Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Selatan, Hartini, membantah keras informasi yang beredar terkait adanya pembahasan mengenai refreshing atau bentuk hiburan lainnya dalam diskusi antara wartawan dan Bupati Aceh Selatan pada Jumat petang di Pendopo Bupati. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar, menyesatkan, dan dapat mencoreng integritas jurnalis yang hadir.

Diskusi yang berlangsung hingga menjelang azan magrib itu sepenuhnya fokus pada isu-isu penting terkait kinerja pemerintah daerah, transparansi informasi, dan dinamika lapangan. Para wartawan menyampaikan berbagai masukan dan pertanyaan, sementara Bupati Aceh Selatan menanggapi satu persatu secara terbuka.

Hartini menegaskan bahwa tidak ada satu pun pembicaraan yang mengarah pada refreshing selama forum berlangsung.

Baca Juga :  H. Baital Mukadis Hadiri Serah Terima dan Salurkan CSR PT STS

“Forum itu berlangsung serius dan profesional. Tidak ada pembahasan refreshing seperti yang diberitakan pihak-pihak tertentu. Informasi itu tidak benar dan menyesatkan,” tegas Hartini, Minggu (16/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa memang seusai forum, beberapa wartawan sempat berbicara secara informal dengan Bupati sambil menunggu sesi foto bersama, namun percakapan tersebut tidak ada kaitan dengan isu yang digoreng di luar konteks.

Hartini juga menegaskan bahwa IWO Aceh Selatan tidak pernah meminta, tidak tertarik, dan tidak akan menerima tawaran apa pun yang dapat menurunkan martabat profesi.

Baca Juga :  Bangun Sektor Pendidikan, Masyarakat Titi Poben Apresiasi Kinerja Pasangan MANIS

“Kami tahu batas kami sebagai jurnalis. Tugas kami mengawasi kebijakan publik, mengkritisi jika perlu, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Bukan mencari fasilitas atau hal-hal yang melanggar etika profesi,” ujarnya.

Ia menilai bahwa isu tersebut bisa berdampak buruk pada citra dunia pers di Aceh Selatan jika tidak segera diluruskan.

“Kami meminta semua pihak untuk tidak mudah menyebarkan kabar yang tidak akurat. Ini menyangkut marwah organisasi dan kepercayaan publik terhadap wartawan,” tutup Hartini.

Dengan pernyataan tegas ini, IWO Aceh Selatan berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar serta tidak terpengaruh oleh narasi yang tidak sesuai fakta.(Khairul Miza)

Berita Terkait

BREAKING NEWS, 13 Ruko  Terbakar di Kota Fajar Aceh Selatan 
Sertijab Keuchik Pulo Kambing, Sudirman Siap Bekerja
Bupati Aceh Selatan Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahim Kota Fajar, H.Mirwan Ajak Masyarakat Peduli Anak Yatim
Kapolres Aceh Selatan Berikan Piagam Penghargaan kepada IWO 
Mahasiswa Teknik Industri Politeknik Aceh Selatan Gelar Aksi Berbagi Takjil
MD KAHMI dan HMI Cabang Tapaktuan Gelar Buka Puasa dan Santuni Anak Yatim
Kapolres Aceh Selatan Imbau Stop Panic Buying tidak Melakukan Pembelian BBM Berlebihan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:35 WIB

BREAKING NEWS, 13 Ruko  Terbakar di Kota Fajar Aceh Selatan 

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:43 WIB

Sertijab Keuchik Pulo Kambing, Sudirman Siap Bekerja

Senin, 16 Maret 2026 - 22:07 WIB

Bupati Aceh Selatan Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:41 WIB

Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahim Kota Fajar, H.Mirwan Ajak Masyarakat Peduli Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:07 WIB

Kapolres Aceh Selatan Berikan Piagam Penghargaan kepada IWO 

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polsek Baktiya Berikan Imbauan Kamtibmas dan Tips Keselamatan

Senin, 30 Mar 2026 - 17:11 WIB