Kemandirian Energi dan Ekonomi Aceh Tertekan Pasca-Banjir: PAMI Dorong Langkah Strategis Pemerintah

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh I Atjeh Terkini.id- Bencana Banjir yang melanda Aceh dan menyebabkan pemadaman listrik massal telah menjadi sorotan berbagai lembaga. Ketua Petani Peternak Muda Milenial Indonesia (PAMI) Aceh, Irwan Syahputra (Syech Wan), menegaskan bahwa ketergantungan Provinsi Aceh pada pasokan listrik dari luar daerah telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Minggu (07/12)

Syech Wan mempertanyakan kebijakan PT PLN (Persero) Wilayah Aceh. Meskipun banjir hanya melanda 18 kabupaten/kota, pemadaman listrik justru terjadi secara meluas, termasuk di wilayah yang tidak terdampak.

Hal ini, menurutnya, membuktikan bahwa pasokan energi di tingkat kabupaten/kota belum mencapai kemandirian.

“Jika setiap kabupaten/kota memiliki kemandirian energi, pemadaman massal yang merugikan masyarakat tidak akan terjadi,” tegas Syech Wan.

Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya terbatas pada padamnya penerangan, tetapi juga mencakup kerusakan berbagai alat elektronik, terputusnya jaringan telepon yang menyebabkan kepanikan di kalangan keluarga korban, serta kelangkaan dan kenaikan harga drastis BBM dan gas hingga dua kali lipat.

Baca Juga :  Syeck Muharram Akan Berikan Kemudahan Bagi Yang Berinvestasi di Aceh Besar

Syech Wan mendesak Pemerintah Provinsi Aceh untuk memprioritaskan kemandirian daerah dari berbagai sektor guna memutus rantai ketergantungan yang merugikan ini, termasuk dengan membuka keran investasi energi terbarukan dan mendorong bantuan internasional.

Senada dengan itu, Syukran HR, SH, selaku Dewan Pakar PAMI Aceh, menekankan pentingnya Pemerintah Aceh merumuskan pola kemandirian melalui pembukaan peluang investasi di berbagai bidang, termasuk sektor kelistrikan. Aceh, yang kaya akan potensi alam, memiliki daya tarik besar bagi investor yang ingin membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geotermal).

Abi Syukran mendesak agar program investasi energi ini segera diluncurkan, berdampingan dengan pengembangan sektor utama lainnya seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan perdagangan internasional melalui jalur laut. Tujuan utama dari langkah-langkah ini adalah mengembalikan Aceh pada masa kejayaannya sebagai wilayah yang mandiri.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolres, Ini Daftarnya

Selain itu, Abi Syukran juga mendesak Pemerintah Pusat untuk segera memberikan izin pembukaan peluang investasi di segala bidang bagi Aceh. PAMI juga menuntut agar status bencana di Aceh ditingkatkan menjadi Bencana Nasional.

“Begitu banyak kerusakan yang dialami masyarakat, butuh waktu yang panjang untuk memulihkan kembali dan menghidupkan ekonomi rakyat yang sudah hancur,” ujar Abi Syukran, merujuk pada pemulihan pasca-Tsunami 26 Desember 2004.

Langkah ini dianggap penting agar pihak internasional dapat turut membantu pemulihan Aceh, sebagaimana yang terjadi pasca-bencana tsunami. Permintaan ini disampaikan menjelang peringatan Tsunami Aceh yang jatuh pada 26 Desember mendatang.

Pemerintah Provinsi Aceh, melalui Gubernurnya, menganggap bahwa kegagalan dalam menjaga stabilitas pasokan listrik (seringnya mati lampu) adalah masalah struktural yang menghambat pertumbuhan ekonomi, terutama dalam menarik investasi – padahal Aceh merupakan daerah surplus listrik. (**)

Berita Terkait

Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO
PWI Aceh Utara dan Lhokseumawe Siap Gelar Konferensi 2- 3 Februari 2026
PWI Aceh Kirim 8 Wartawan Retret di Pusdikat Kemhan Bogor
Kala Dessy Maulidha Semangati Belajar-Bermain Murid PAUD Salsabila
Illiza Lanjutkan Kerja Sama Siter City Banda Aceh-Higashimatsushima
Jejak Penyebab Bencana Hidrometeorologi Menurut Pemerhati Lingkungan Hidup 
Audiensi Pengurus PWI Aceh, BPMA Siap Bekerjasama untuk Peningkatan Kapasitas Wartawan
DPD PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Bencana Banjir Aceh  
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:45 WIB

Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:37 WIB

PWI Aceh Utara dan Lhokseumawe Siap Gelar Konferensi 2- 3 Februari 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:39 WIB

PWI Aceh Kirim 8 Wartawan Retret di Pusdikat Kemhan Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:22 WIB

Kala Dessy Maulidha Semangati Belajar-Bermain Murid PAUD Salsabila

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:22 WIB

Illiza Lanjutkan Kerja Sama Siter City Banda Aceh-Higashimatsushima

Berita Terbaru