Jelang Subuh 4 Unit Rumah Warga Langsa Membara

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Sebanyak empat unit rumah warga, tiga berkonstruksi kayu dan satu unit berkonstruksi semi permanen ludes terbakar yang berada di Dusun Amaliah, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, sekira pukul 05.00 WIB, Rabu, (8/10/2025).

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Nursal Saputra SSTP, MAP, mengatakan telah terjadi kebakaran rumah warga menjelang subuh, diduga api bermula dari rumah salah satu warga.

“Karena rumah kontruksi kayu maka api sangat cepat membara dan menjalar kerumah tetangga karena berdekatan lokasi padat penduduk. Meskipun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” ujarnya.

Sedangkan dampak kejadian musibah kebakaran itu terdapat 4 rumah yang terbakar diantaranya 3 rumah berkontruksi kayu rusak berat di lalap sijago merah dan 1 rumah semi permanen hanya terbakar pada bagian samping dan dapur.

Baca Juga :  Tahun 2025 Masehi, Tak Ada Asa Bagi Si Penjual Jamu 

Lebih lanjut, Nursal menyampaikan juga akibat musibah kebakaran tersebut 4 kepala keluarga dan 12 jiwa terdampak dimana, Nanda Erdana (38) 1 Kepala Keluarga (KK) dengan 4 jiwa, rumah kayu dengan 1 anak sekolah.

Kemudian, Nita, 1 Kepala Keluarga (KK) dengan 5 jiwa, ibu Ramiah (70) Lansia dalam kondisi lumpuh.

Lantas rumah milik, Dewi Rahayu (32) 1 Kepala Keluarga (KK) dengan 3 jiwa, rumah kayu dengan 1 anak sekolah dan terakhir rumah milik Mukhrizal (56) 1 KK 3 jiwa rumah semi permanen.

“Meskipun tidak ada korban jiwa, namun saat ini untuk 3 KK 12 jiwa mengungsi kerumah keluarga dan tetangga,” terang Nursal didampingi Kabidnya Marjoni.

Baca Juga :  Walikota Langsa Resmikan ATM BPOM Mall Pelayanan Publik 

Untuk kerugian harta benda ada satu unit sepeda motor terbakar dalam musibah kebakaran tersebut dan kerugian lainnya masih dalam proses pendataan.

Lokasi sempit padat penduduk, sehingga para petugas Damkar kesulitan menjinakkan sijago merah dan upaya petugas BPBD dari unit Damkar, TRC dan Pusdalops Regu C menuju ke TKP untuk melakukan pemadaman api dengan menurunkan 5 unit armada yakni untuk 5 armada pemadam, 1 unit tanki suplay Air. Turut dibantu TNI, Polri, Petugas PLN dan warga.

“Sampai pukul 06.26 wib petugas masih melakukan pemadaman api dan dilanjutkan dengan pendinginan supaya titik bara api tidak kembali menyala dan kepada warga yang mengalami musibah kebakaran dapat bersabar,” tandasnya. (**)

Berita Terkait

Pemko Langsa Gelar Tausiah Akbar Peringati Isra’ Mi’raj 
Pemerintah Gampong Karang Anyar Gelar Perekaman e- KTP Bagi Warga Terdampak Bencana
Kinerja KPPBC TMP C Langsa Tahun 2025, Penindakan Semakin Berkualitas
Debitur ASN, P3K dan Pensiunan Terdampak Bencana Hidrometeorologi Minta BAS Beri Penangguhan kredit
PMI Kota Langsa Terima Hibah Ekskavator Mini dari PMI Pusat
BKPRMI Langsa Gelar FASI 2026, Pembinaan Mental Qurani
H Hasanuddin, Ketua FKUB Kota Langsa  Meninggal Dunia
Korban Rudapaksa‎ Ayah Tiri Dalam Perlindungan UPTD PPA Langsa ‎
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pemko Langsa Gelar Tausiah Akbar Peringati Isra’ Mi’raj 

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Pemerintah Gampong Karang Anyar Gelar Perekaman e- KTP Bagi Warga Terdampak Bencana

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:26 WIB

Kinerja KPPBC TMP C Langsa Tahun 2025, Penindakan Semakin Berkualitas

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:48 WIB

Debitur ASN, P3K dan Pensiunan Terdampak Bencana Hidrometeorologi Minta BAS Beri Penangguhan kredit

Senin, 12 Januari 2026 - 16:52 WIB

PMI Kota Langsa Terima Hibah Ekskavator Mini dari PMI Pusat

Berita Terbaru

Pendidikan

114 Mahasiswa Universitas Sains Cut Nyak Dhien di Yudisium 

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:57 WIB