Hujan Deras Picu Banjir di Matang Arongan, 5 KK Terpaksa Mengungsi

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Utara selama tiga hari terakhir menyebabkan banjir merendam sejumlah pemukiman warga di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Sabtu (22/11/2025). Sejumlah kepala keluarga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye Iptu Agus Alfian Halomoan Lubis menyampaikan, banjir terparah terjadi di Gampong Matang Arongan dengan ketinggian air mencapai sekitar 80 sentimeter.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 1446 H, Polres - Pemkab Aceh Utara Gotong Royong dan Tinjau Pasar

“Sebanyak 15 KK terdampak banjir di lokasi tersebut, dan 5 KK di antaranya sudah mengungsi ke Meunasah setempat demi keselamatan,” ungkapnya saat memantau langsung situasi di lokasi.

Selain itu, banjir juga merendam pemukiman warga di sejumlah gampong lain seperti Gampong Ranto Panyang, Gampong Teupin Bayu, dan Gampong Teupin Gajah. Ketinggian air di kawasan tersebut berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter, yang turut mengganggu aktivitas harian masyarakat.

Kapolsek menegaskan, pihaknya bersama aparatur gampong akan terus melakukan pemantauan situasi banjir dan siap melakukan langkah cepat apabila debit air kembali meningkat.

Baca Juga :  Pasca Libur Lebaran Sekda Aceh Utara Lakukan Sidak ASN

“Kami tetap siaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil tindakan penanganan darurat jika diperlukan,” ujarnya.

Polsek Tanah Jambo Aye juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada perangkat desa atau kepolisian setempat jika situasi air tiba-tiba naik atau membahayakan keselamatan.

“Utamakan keselamatan diri dan keluarga, hindari aktivitas di area aliran air deras, serta amankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi,” pesan Kapolsek Agus Alfian. (H.Yos)

Berita Terkait

Polres Lhokseumawe Gelar Baktikes untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Lancok
Excavator Polri Gencarkan Pembersihan Material Pascabanjir di Langkahan
Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye
Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh
Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat
Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga
Mualem Tinjau Pengungsi Sawang, Puluhan KK Masih Huni Tenda Darurat
Dusun Bidari Desa Lubok Pusaka Mulai Terang dengan Panel Surya 1300 Watt
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:27 WIB

Polres Lhokseumawe Gelar Baktikes untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Lancok

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:50 WIB

Excavator Polri Gencarkan Pembersihan Material Pascabanjir di Langkahan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:36 WIB

Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:59 WIB

Diselimuti Duka Pasca Banjir, Peringatan Isra’ Mi’raj Berlangsung Khidmat

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Kunjungan Ayahwa ke Sarah Raja Diwarnai Isak Tangis Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB