Emosi Tak Terkendali, Pria di Nisam Antara Bacok Warga saat Mediasi

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Seorang pria berinisial BB (42), warga Dusun Jabal Antara, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, diamankan oleh pihak kepolisian karena diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang warga bernama Alek (47), asal Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu.

Terduga Pelaku sebelumnya diserahkan langsung oleh Kasubsektor Nisam Antara ke Polsek Nisam pada Sabtu (13/04/2025) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam Konferensi pers Senin (21/04/2025) siang, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H menyampaikan kejadian tersebut bermula saat proses mediasi yang digelar di Meunasah Dusun Jabal Antara, Sabtu siang (12/04/2025), pukul 14.30 WIB.

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Amankan Pelaku Pembunuhan di Peureulak Barat

Mediasi itu bertujuan menyelesaikan persoalan hilangnya telepon genggam milik korban. Kepala Dusun setempat, menghadirkan kedua belah pihak serta sejumlah saksi lainnya untuk mencari jalan keluar.

Namun, suasana menjadi panas saat pelaku menyampaikan keluhannya. “Coba Abang Alek tengok, gara-gara hilang handphone saya harus bercerai dengan istri saya,” ucap tersangka BB. Korban yang merasa tersulut lalu menjawab, “Jadi kamu apa, mau pukul, berani kamu?”., ujar Kapolres Lhokseumawe didamping Wakapolres Lhokseumawe, Kasat Reskrim dan Kasi Humas.

Lanjutnya, cekcok pun tak terhindarkan, dalam kondisi emosi, tersangka BB tiba-tiba mencabut sebilah parang golok dari pinggangnya dan membacok korban hingga mengalami luka di bahu kiri. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Arun untuk mendapat perawatan, sementara tersangka berhasil diamankan oleh aparatur gampong dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Wagub Aceh Dampingi Kapolda dalam Penganugerahan Gelar Adat Untuk Mendagri Tito Karnavian

Sementara Kasat Reskrim Iptu Yudha menambahkan, dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang golok bersarung hitam yang digunakan pelaku. Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHPidana tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Langkah-langkah penyidikan telah dilakukan baik pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan bukti guna proses hukum lebih lanjut, pungkasnya. (H.Yos)

Berita Terkait

Polwan Polres Lhokseumawe Sortir Pakaian Layak Pakai bagi Korban Banjir
Ekskavator Bantuan Polri Lanjutkan Penimbunan Jalan dan Pemulihan Mako Polsek Langkahan
Brimob Polda Banten Bersihkan SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye
Alat Berat Bantuan Polri Kembali Dikerahkan di Langkahan
Tim PKM PNL Salurkan Peralatan Mitigasi dan Tanggap Darurat untuk Warga Lhokseumawe
Alumni AKPOL 2015 Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang di Nisam
BKO Sat Brimob Polda Aceh Tuntaskan Pembersihan SDN 15 Seunuddon
Polres Aceh Selatan Rilis Semua Penanganan Kasus di 2025
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:06 WIB

Polwan Polres Lhokseumawe Sortir Pakaian Layak Pakai bagi Korban Banjir

Senin, 5 Januari 2026 - 12:00 WIB

Ekskavator Bantuan Polri Lanjutkan Penimbunan Jalan dan Pemulihan Mako Polsek Langkahan

Senin, 5 Januari 2026 - 11:50 WIB

Brimob Polda Banten Bersihkan SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:42 WIB

Alat Berat Bantuan Polri Kembali Dikerahkan di Langkahan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:25 WIB

Tim PKM PNL Salurkan Peralatan Mitigasi dan Tanggap Darurat untuk Warga Lhokseumawe

Berita Terbaru

Aceh Selatan

BPP Pasie Raja Gelar Syukuran Swasembada Pangan

Rabu, 7 Jan 2026 - 12:15 WIB