Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di wilayah Kecamatan Langkahan terus berlanjut. Pada Senin (05/01/2025), alat berat ekskavator bantuan Polri di Gampong Lubok Pusaka masih aktif bekerja dan terpantau telah memasuki tahap penimbunan jalan becek guna memperkuat badan jalan yang sebelumnya rusak akibat terjangan banjir.
Proses penimbunan tersebut dilakukan dengan dukungan enam unit dump truk yang mengangkut material timbunan ke ruas jalan terdampak, sehingga akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman tersebut dapat kembali layak dan aman dilalui.
Selain di Gampong Lubok Pusaka, satu unit alat berat ekskavator lainnya juga dikerahkan untuk melakukan pemulihan di Mako Polsek Langkahan. Markas kepolisian tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir November lalu, sehingga diperlukan penanganan serius agar fungsi pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas AKP Bambang menyampaikan bahwa pengerahan alat berat dan dump truk ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur publik pascabencana banjir.
“Alat berat ekskavator bantuan Polri hingga hari ini masih terus bekerja. Di Gampong Lubok Pusaka sudah memasuki tahap penimbunan jalan becek dengan dukungan enam unit dump truk, sementara di lokasi lain ekskavator difokuskan untuk pemulihan Mako Polsek Langkahan agar dapat kembali memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar AKP Bambang.
Ia menegaskan, Polri tidak hanya fokus pada pemulihan akses jalan masyarakat, tetapi juga memastikan sarana pelayanan kepolisian yang terdampak bencana dapat segera difungsikan kembali.
“Pemulihan Mako Polsek Langkahan menjadi prioritas agar kehadiran dan pelayanan Polri di tengah masyarakat tetap berjalan optimal, khususnya dalam mendukung keamanan dan ketertiban pascabencana,” tambahnya.
Polres Aceh Utara memastikan kegiatan pemulihan infrastruktur pascabencana akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, seiring dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, guna mempercepat bangkitnya kehidupan warga di wilayah terdampak banjir. (H.Yos)














