Bireuen I Atjeh Terkini.id- Bupati H. Mukhlis., S.T letak batu pertama Pembangunan Rumah Hunian Tetap (Runtap) untuk masyarakat Korban Banjir bandang di gampong Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten daerah Bireuen.
Peletakan batu pertama kali ini disaksikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M, turut hadir para Forkopimda Bireuen serta tokoh dan ratusan masyarakat Setempat.
Plt Kalak BPBD Bireuen, Dolly Mardian, menjelaskan. peletakan batu pertama pertanda pembangunan rumah masyarakat korban banjir segera terlaksana dengan ukuran tipe 3×6, kakulasi angaran pembangunan rumah per unit lebih kurang mencapai Rp 60,ooo.000.
“Selain rumah bantuan per KK juga dapat dana tambahan sebesar Rp 3.000.000 untuk membeli perabotan yang rusak terendam lumpur” ujar Dolly kepada wartawan Atjeh Terkini. Rabu (07/01/2026).
pada kesempatan yang sama. Keuchik Gampong Balee Panah Muntazar SE, juga menjelaskan, dampak dari pada banjir bandang yang melanda pada tanggal 26-27 November 2025 telah menyebabkan kerusakan parah perkampungan setempat, 59 rumah hanyut, 9 rumah tertimbun lumpur, 25 rumah lainnya terancam longsor serta 8 unit usaha masyarakat hanyut,
Antara lain puluhan hewan ternak sapi, kambin dan unggas mati, hanyut di bawa arus banjir bandang, bencana alam pora-poranda Aceh dan sekitarnya, masyarakat gampong panah diperkirakan mengalami kerugian puluhan Miliar. katanya.
“Digampong kami jumlah ada 365 KK, dengan jumlah 1.346 jiwa, sebagian masyarakat sampai sekarang ini masih mengungsi bila mana rumah hunian sudah siap segara akan di tempati, terlebih kedepan bulan suci ramadhan” terang Dolly.
Keuchik Gampong Balee Panah juga mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati tangap cepat memenuhi kebutuhan masyarakat, mudah-mudahn pembanguna rumah hunian tetap (Runtap) cepat selesai masyarakat bisa cepat pulang berativitas kembali seperti biasanya. ujanya.
Bupati Bireuen, H.Mukhlis ST, sebutkan. dalam waktu dekat ini masyarakat yang masih bertahan dibarak pengungsian akan segera memiliki Rumah Hunian Tetap (Runtap) per kepala keluarga akan mendapat dana bulanan Rp 600.000 serta mendapat satu paket semboko. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga yang terkena dampak banjir,” pungkasnya. (Mega).












