Berbuka Puasa dengan Kurma, Ini Keistimewaannya

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : H. Muhammad Yusuf, S.Pd.I

Kurma dan bulan Ramadhan bagaikan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dan selalu menjadi item utama untuk berbuka puasa. Rasanya yang manis dan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya membuat kurma sangat penting dikonsumsi oleh orang-orang yang berpuasa.

Selain ada hadist yang menganjurkan buka puasa dengan kurma, buah yang satu ini juga kaya akan manfaatnya bagi kesehatan.

Tanaman ini diduga berasal dari Teluk Persia, dan saat ini banyak dibudidayakan di wilayah Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Tunisia. Meski tidak dapat berbuah subur di negara tropis seperti Indonesia, dalam momen-momen tertentu seperti menjelang bulan Ramadhan, buah kurma biasanya membanjiri toko-toko dan pasar-pasar yang ada di Indonesia.

Rasanya yang legit dan nutrisinya yang kaya menjadikannya pangan ideal bagi umat muslim untuk mengembalikan stamina setelah penat berpuasa seharian.

Salah satu kurma yang cukup populer bagi wisatawan adalah kurma barhi. Berbeda dengan kebanyakan kurma yang berwarna cokelat kehitaman, kurma barhi berwarna kuning cerah. Bentuknya yang bundar membuatnya sekilas tampak seperti buah duku atau lengkeng.

Kurma Barhi memiliki tekstur rasa yang renyah dan manis seperti karamel. Varietas terbaik kurma ini diperoleh dari kebun kurma di Basra, Irak.

Di Indonesia sendiri, kurma yang paling populer adalah kurma sukkari dan kurma ajwa. Kedua kurma ini memiliki citarasa dan bentuk yang serupa dengan warna coklat kehitaman. Kedua jenis kurma ini biasanya banyak dijual di Indonesia menjelang bulan Ramadhan atau Idul Fitri.

Baca Juga :  Di Langsa Daging Megang Dijual 150 Ribu/Kg

Meski demikian, di antara semua varian kurma, kurma ajwa memiliki kelebihan tersendiri dikarenakan pernah disebut secara spesifik dalam beberapa hadits. Rasulullah Muhammad Saw. Biasa mengonsumsi enam butir kurma ajwa di pagi hari, sehingga mengonsumsi kurma ini menjadi sunah Rasulullah.

Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda :

مَنْ تَصَبَّحَ بِسَبْعِ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً، لَمْ يَضُرَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ سُمٌّ وَلاَ سِحْرٌ

Artinya :

_“Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir.”_

Hadits di atas mengemukakan jika mengonsumsi kurma bukan hanya istimewa dari segi sunah, tetapi juga dari segi medis. Klaim bahwa kurma ajwa dapat menangkal racun beranjak dari manfaat nutrisinya yang memang berkhasiat memelihara kesehatan jantung, tulang dan gigi, bahkan baik dikonsumsi bagi penderita diabetes dan wanita hamil. Riset juga membuktikan jika waktu terbaik untuk mengonsumsi kurma ajwa memanglah di pagi hari, serta di sela-sela waktu makan berat.

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ فِي عَجْوَةِ الْعَالِيَةِ شِفَاءً، اَوْإنَّهَا تِرْيَاقٌ، أَوَّلَ الْبُكْرَةِ

Artinya :

_“Sesungguhnya dalam kurma Ajwa yang berasal dari Aliyah arah kota Madinah di dataran tinggi dekat Nejed itu mengandung obat penawar atau ia merupakan obat penawar, dan ia merupakan obat penawar racun apabila dikonsumsi pada pagi hari”_

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullaah menukilkan perkataan Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma Ajwa : “Kurma Ajwa bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah bukan karena dzat kurma itu sendiri.”

Baca Juga :  Dr. Iswadi: Pendidikan adalah Kunci Transformasi dan Kemajuan Bangsa

Pernyataan tersebut mengungkapkan jika kurma ajwa yang dipanen dari Madinah secara khusus memiliki keistimewaan bukan hanya karena khasiat medisnya, tetapi karena doa Rasulullah Muhammad Saw yang makbul membuat kurma ini dapat menangkal racun dan sihir.

Selain di hari-hari biasa, Rasulullah Muhammad Saw juga turut mendemonstrasikan penggunaan kurma di saat berbuka puasa. Mengonsumsi kurma dengan jumlah ganjil di saat berbuka puasa juga merupakan keutamaan, karena Nabi Muhammad juga melakukan hal yang demikian.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya :

_“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air.”_

Hadits di atas menunjukkan keutamaan menyegerakan berbuka puasa apabila telah tiba waktunya, terutama dengan menggunakan kurma.

Disamping khasiat kesehatannya, mengonsumsi kurma dapat menjadi amal ibadah jika dilakukan dengan niat mengikuti sunnah rasul. Dalam hal ini, kurma merupakan bagian yang esensial dalam Thibbun Nabawi, teknik hidup sehat khas Rasulullah, disamping air zamzam, habbatussauda dan madu. Wallahu a’lam.

Berita Terkait

Penyelewengan Dana Desa
Hutan dan Hujan
Aceh Kewalahan Tangani Banjir dan Longsor: Saatnya Kita Berfikir Lebih Dalam
Aceh Utara Bangkit dan Sejahtera Sebuah Cita-cita dan Do’a
Dr. Iswadi: Pendidikan adalah Kunci Transformasi dan Kemajuan Bangsa
Dua Dekade Damai Aceh, Keadilan yang Tertunda
Gerilyawan di Balik Meja Tenaga Ahli DPR RI dan Ancaman Senyap bagi Kepala Daerah Baru
Ada Apa Dengan Kota Langsa
Berita ini 49 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:04 WIB

Penyelewengan Dana Desa

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:36 WIB

Hutan dan Hujan

Senin, 8 Desember 2025 - 09:38 WIB

Aceh Kewalahan Tangani Banjir dan Longsor: Saatnya Kita Berfikir Lebih Dalam

Kamis, 6 November 2025 - 09:43 WIB

Aceh Utara Bangkit dan Sejahtera Sebuah Cita-cita dan Do’a

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:30 WIB

Dr. Iswadi: Pendidikan adalah Kunci Transformasi dan Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Singkil Lantik 13 Imeum Mukim dan 27 Kepala Kampung

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:46 WIB

Kota Banda Aceh

Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:45 WIB