Bang Afdhal Tinjau Program Seniman Masuk Sekolah di SMPN 2 Banda Aceh

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah melihat dari dekat pelaksanaan program Seniman Masuk Sekolah (SMS) di SMP Negeri 2 Banda Aceh, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah melihat dari dekat pelaksanaan program Seniman Masuk Sekolah (SMS) di SMP Negeri 2 Banda Aceh, Sabtu, 18 Oktober 2025.

*Apresiasi Antusiasme Siswa dalam Melestarikan Seni Budaya Aceh*

Banda Aceh | Atjeh Terkini.id- Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah melihat dari dekat pelaksanaan program Seniman Masuk Sekolah (SMS) di SMP Negeri 2 Banda Aceh, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Di sana, Bang Afdhal meluangkan waktu khusus untuk menyaksikan penampilan dua tarian Aceh. Ada tarian peumulia jamee Ranup Lampuan oleh para siswi SDN 25 dan Rapai Geleng yang dibawakan dengan semangat oleh siswa-siswa SMPN 2 Banda Aceh.

Kepala SMPN 2 Arlis mengatakan, kedua tarian tersebut merupakan hasil bimbingan para seniman Aceh yang tergabung dalam program SMS. “Inilah hasil dari program unggulan Pemko Banda Aceh melalui dinas pendidikan,” ujarnya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada tim pelatih yang telah membina anak-anak kami selama ini, sehingga membuahkan hasil yang baik seperti yang ditampilkan anak-anak kita hari ini,” katanya seraya mengharapkan program itu dapat terus dilanjutkan karena berdampak baik bagi para siswa.

Koordinator SMS Jamal Taloe menyebutkan salah satu program prioritas Illiza-Afdhal dimaksud, dilaksanakan mulai 25 Agustus lalu dan berakhir hari ini. “Total ada 40 sekolah: 30 SD dan 10 SMP yang kita bina dengan melibatkan 20 seniman.”

Baca Juga :  DAHLAN ISKAN AJAK KARYAWAN PT PEMA “MEMINDAHKAN UFUK”

Ada enam materi pelatihan yang diberikan pihaknya dalam 15 kali pertemuan per sekolah kepada para pelajar, yakni tarian Ranup Lampuan, Rapai Geleng, Laweut, Seudati, Saman Gayo, dan instrumen alat musik pengiring tarian.

Ia juga menyebutkan, tujuan penyelenggaraan program SMS untuk merangsang tumbuhnya minat, bakat, dan prestasi anak-anak. “Dan yang terpenting bagaiman kita menjaga dan menyelamatkan seni budaya Aceh,” ujarnya.

Ia pun menilai SMS yang masuk ke dalam program 100 hari pertama Illiza-Afdhal tersebut berjalan dengan sukses. “Kami menilai program ini berhasil dan berharap bisa dikembangkan agar lebih banyak sekolah lagi yang terlibat ke depan.”

Setelah menyaksikan penampilan tarian Aceh, Wakil Wali Kota Afdhal menyampaikan apresiasi atas antusiasme anak-anak pelajar SD dan SMP Banda Aceh beserta dewan guru dan tim seniman dalam merawat warisan indatu.

Baca Juga :  Gampong Keuramat Sukses Laksanakan MUSDESUS Koperasi “Merah Putih" Syariah

Menurutnya, upaya ini harus dimulai sejak dini agar tidak tenggelam tergerus zaman. “Seperti Ranup Lampuan ini yang merupakan tarian asli dari Banda Aceh. Begitu juga dengan seni budaya Aceh yang lain.”

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya, kalau bukan sekarang kapan lagi. Dan program ini sangat penting sebagai salah satu upaya melestarikan seni budaya dengan mengenalkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa,” ujarnya.

“Tadi Bang Afdhal lihat keren-keren penampilannya. Sukses terus ya. Tetap semangat latihannya dan belajarnya juga harus makin rajin. Pemko Banda Aceh akan terus memberikan perhatian penuh untuk sektor pendidikan sebagaimana visi misi pemerintahan kami,” ujarnya lagi.

Sebelum meninggalkan lokasi, Afdhal didampingi Kadisdikbud Sulaiman Bakri dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Faisal, turut meninjau proses belajar-mengajar. Ia menyemangati sembari menyerap aspirasi para siswa. “Tadi ada yang bilang tolong dibanyakin turnamen sepakbola dan dihidupkan lagi gerakan pramuka. Insyaallah hal-hal positif ini akan kita sanggupi.” (**).

Berita Terkait

Audiensi Pengurus PWI Aceh, BPMA Siap Bekerjasama untuk Peningkatan Kapasitas Wartawan
DPD PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Bencana Banjir Aceh  
Perpecahan Guncang IMAPPESBAR, Mosi Tidak Percaya PLT Agim Jipima
Peduli Korban Bencana Alam Warga Kota Banda Aceh Tidak Rayakan Tahun Pesta Pora Petasan
Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terima Bantuan Kemanusiaan Secara Simbolis dari Warga Malaysia
IWAPI Aceh Peduli Salurkan Bantuan Logistik ke Tiga Kabupaten Daerah/Kota
Kisah Ainsyah Lansia Tempati Gubuk Reot di Ambang Roboh Terabaikan oleh Pemko Banda Aceh
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:10 WIB

Audiensi Pengurus PWI Aceh, BPMA Siap Bekerjasama untuk Peningkatan Kapasitas Wartawan

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:12 WIB

DPD PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Bencana Banjir Aceh  

Senin, 12 Januari 2026 - 19:55 WIB

Perpecahan Guncang IMAPPESBAR, Mosi Tidak Percaya PLT Agim Jipima

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:27 WIB

Peduli Korban Bencana Alam Warga Kota Banda Aceh Tidak Rayakan Tahun Pesta Pora Petasan

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:23 WIB

Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB