Angka Kemiskinan di Aceh Barat Turun Signifikan 2,1 Persen

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Kabar gembira datang dari Kabupaten Aceh Barat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di daerah itu turun signifikan sebesar 2,1 persen pada tahun 2025, dari 17,60 persen menjadi 15,50 persen. Penurunan ini menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

‎Data tersebut diumumkan langsung oleh Kepala BPS Aceh Barat, Rudi Hermanto, di Kantor BPS setempat, Jumat (12/9/2025), dan disampaikan kepada Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM.

‎Plt Sekda yang juga Kepala Bappeda Aceh Barat, Wistha Nowar, S.Pt, M.Si, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Dr. Kurdi, menyambut positif capaian ini. Menurutnya, data BPS membuktikan berbagai program pemerintah daerah sepanjang tahun 2025 berjalan efektif.

‎“Penurunan angka kemiskinan ini tidak lepas dari strategi pemerintah yang fokus pada pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, dan pengurangan kantong-kantong kemiskinan,” ujar Wistha.

‎Program Prioritas

‎Wistha mencontohkan program Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) yang memberi bantuan Rp1 juta kepada keluarga pendamping pasien rujukan luar daerah. Inisiatif ini dinilai BPS mampu meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

Baca Juga :  Pj Gebernur Aceh Lantik Azwardi Sebagai Pj Bupati Aceh Barat

‎Selain itu, kegiatan Car Free Day bulanan terbukti mendorong pertumbuhan UMKM lokal, membuka lapangan kerja baru, serta menambah pendapatan masyarakat. Program Pasar Murah dan Gelar Pangan Murah juga rutin digelar untuk membantu warga miskin memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

‎Di sisi peningkatan pendapatan, pemerintah menggulirkan bantuan produktif seperti pengembangan ternak ayam kampung petelur, kambing, kerbau, perikanan budidaya, hingga bantuan alat pengolahan ikan dan dukungan untuk UMKM serta industri pengolahan.

‎Sementara itu, pada aspek pengurangan kantong-kantong kemiskinan, pemerintah mengutamakan perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan jaringan irigasi, jalan usaha tani, serta penyediaan rumah layak huni.

‎Inovasi Penanggulangan Kemiskinan

‎Pemerintah Aceh Barat juga meluncurkan sejumlah inovasi, di antaranya:

‎PAKET DANSA (Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Terintegrasi Dana Desa) sejak 2023, yang mengoptimalkan dana desa untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin.

Baca Juga :  Pelajar dan Mahasiswa Ikut Pelatihan Literasi Digital

‎CSR MAKIN MESRA (CSR Masyarakat Miskin Menuju Sejahtera), yakni pemanfaatan dana CSR perusahaan untuk pengembangan UMKM, bantuan peternakan, hingga pembangunan rumah layak huni.

‎OPTIMIS (Optimalisasi Perlindungan Sosial Antisipasi Kemiskinan) sejak 2024, berupa jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

‎Inflasi Terkendali

‎Wistha menambahkan, keberhasilan menekan angka kemiskinan juga didukung oleh pengendalian inflasi. Garis kemiskinan di Aceh Barat hanya naik 1,24 persen, dari Rp644 ribu pada 2024 menjadi Rp652 ribu pada 2025. Kenaikan yang relatif kecil ini berhasil mencegah munculnya penduduk miskin baru.

‎Optimistis Berlanjut

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan strategi penanggulangan kemiskinan akan terus diperkuat.

‎“Kami optimistis, angka kemiskinan akan semakin menurun pada tahun-tahun mendatang. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, kita akan mampu mewujudkan Aceh Barat yang lebih mandiri, sejahtera, dan bermartabat,” pungkas Wistha.

Berita Terkait

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum
Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan
Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet
LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam
Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma
Usai Salurkan Bantuan, PEMA UTU : Kerusakan Ekologis Aceh Barat Tak Bisa Diabaikan
Akibat Banjir Gampong Sikundo Pante Ceureumen Aceh Barat Terisolasi 
Polres Aceh Barat Tertibkan Penjual BBM Eceran dan Pangkalan Elpiji Langgar HET
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:39 WIB

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:52 WIB

LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam

Senin, 15 Desember 2025 - 16:30 WIB

Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB